AktualTimes,Com, Peristiwa,- Warga Waesamu, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku melakukan pemalangan jalan Trans Seram.
Aksi ini mengakibatkan terjadinya kemacetan panjang di ruas jalan Trans Seram baik dari arah Piru – Waipirit maupun Waipirit – Piru, terlihat antrean panjang baik kendaraan roda dua maupun empat. Palang jalan dengan menggunakan batang pisang dan pepohonan diletakkan diatas jalan raya.
Informasi yang dihimpun media ini, aksi palang jalan yang dilakukan warga akibat ulah dari perusahaan pisang ABAKA yang beroperasi di wilayah desa Waesamu.
Padahal perusahaan itu sudah ditegur oleh warga untuk hentikan kegiatan pergusuran dan penanaman pisang ABAKA di wilayah petuana desa Waesamu, akibat tidak dihiraukan pihak perusahan maka warga nekat melakukan aksi palang jalan Trans Seram sebagai bentuk kekecewaan mereka.
Marten Riripoy, raja Waesamu saat dikonfirmasi media ini lewat telepon selulernya, ia membenarkan adanya pemalangan jalan oleh warganya.
” Ya betul, ada palang jalan oleh warga Waesamu,” Katanya.
Ditanya soal masalah sehingga terjadinya pemalangan jalan, dirinya enggan berkomentar banyak. Dan katanya masih bersama pihak keamanan nanti dikonfrimasi kembali dan secara langsung mematikan telepon selulernya,( Rad)






