SBB, AKTUALTIMES.COM – Banyak cara yang bisa dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas untuk dekat dengan warga masyarakat yang ada desa binaannya, salah satunya seperti yang ditunjukkan oleh Bripka S.Manurung, Bhabinkamtibmas Polsek Kairatu, Polres Seram Bagian Barat.
Dengan kemampuan yang dimiliki, secara rutin ia menjadi khatib saat berlangsungnya sholat Jum’at seperti yang terlihat di Masjid Nurul Fallah, Desa Waimital Kecamatan Kairatu, Jum’at (13/12/2024).
Pada kesempatan itu, materi khotbah yang disampaikan oleh Bripka S.Manurung saat menjadi khatib sholat Jum’at di Masjid Nurul Fallah kali ini adalah “Jaga Lisan!, Jangan Mencaci”. Ia mengajak seluruh jamaah ” Mari menjaga lidah, jangan sampai menjadi sumber bencana bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Lidah bisa menjadi bencana bagi diri sendiri, karena jika tidak hati-hati, ucapan yang haram dan mengandung dosa akan meluncur dari lidah kita. Imam Al-Ghazali menuturkan ” Lidah adalah nikmat yang agung, bentuknya kecil tapi akibat yang ditimbulkan bisa sangat besar”.
Kapolsek Kairatu, Iptu Hendrik Nikijuluw memberikan apresiasi kepada Bripka S.Manurung yang telah menjadi khatib saat berlangsungnya sholat Jum’at di Masjid Nurul Fallah.
“Melihat kemampuan yang dimiliki oleh personel Bhabinkamtibmas seperti Bripka S.Manurung, tentunya kami sebagai pimpinan merasa sangat senang dan bangga. Hal positif seperti ini lah yang tentunya bisa membuat kita akan semakin dekat warga masyarakat,” ucap Iptu Hendrik.
Menurutnya, apa yang telah diperbuat oleh Bripka S.Manurung sebagai personel Bhabinkamtibmas bisa memacu semangat personel Bhabinkamtibmas yang lainnya untuk terus berlomba mengasah kemampuan yang dimiliki.
“Kami yakin, bahwa masing-masing personel Bhabinkamtibmas memiliki kemampuan dalam bidang yang berbeda-beda. Oleh karena itu, teruslah diasah kemampuan yang positif tersebut sehingga nantinya bisa membawa nama baik untuk personel itu sendiri maupun untuk institusi Polri,” ucap Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, apabila semua personel Bhabinkamtibmas semakin dekat dengan warga binaannya, tentunya sekecil apapun informasi akan sangat mudah didapatkan, dan wajib diingat bahwa personel Polri itu harus menjadi problem solving bila ada warga yang memerlukan bantuan.







