banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Seram Bagian Barat

Dinas PUPR SBB, Lambat Respon Keluhan Warga Terkait Jalan Berlubang di Kecamatan Huamual

12
×

Dinas PUPR SBB, Lambat Respon Keluhan Warga Terkait Jalan Berlubang di Kecamatan Huamual

Sebarkan artikel ini

Maluku,AktualTimes.Com,-Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Seram Bagian Barat (PUPR SBB), Maluku yang dipimpin Nasir Suruali lambat merespon keluhan warga terhadap jalan rusak dan berlubang di Kecamatan Huamual.

Keluhan warga sangat mendasar terkait jalan berlubang yang di ada Kecamatan Huamual, bahkan pernah dilewati Kadis PUPR namun lambat direspon untuk diperbaiki, dengan cara menimbun lubang yang ada di ruas jalan Piru – Lokki itu.

“Kadis PUPR SBB tidak peka, keluhan warga Huamual soal jalan rusak dan berlubang sama sekali tidak digubris,”kata Uceng salah satu tukang ojek kepada media ini, Sabtu (11/5/2024).

Jalan ini pernah disaksikan pj Bupati SBB secara langsung, bahkan sudah perintahkan Kadis PUPR untuk menutupi atau menimbun lubang yang ada, tetapi tidak direspon baik oleh kadis PUPR Nasir Suruali

“Pj Bupati perintahkan untuk timbun beberapa titik lubang yang rawan, tapi tidak direspon dan dikerjakan kadis PUPR SBB” ungkap salah satu sumber di dinas PUPR SBB yang enggan namanya dipublikasikan kepada media ini.

“Akibat kadis acuh, warga Huamual yang jadi korban, Kadis PUPR SBB tak berhasil sebagai pelayanan publik yang baik,”ujarnya.

Kami mendesak penjabat Bupati SBB agar segera perintahkan Kadis PUPR untuk bergerak cepat menutupi/menimbun badan jalan berlubang di Kecamatan Huamual, agar tidak lagi mempersulit dan membuat masyarakat menderita akibat jalan rusak dan berlubang ini.

“Ada beberapa titik jalan yang berlubang bahkan sudah melebar bahkan memakan ruas jalan, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam hal ini Kadis PUPR SBB untuk segera menimbunnya,” cetusnya.

Kata warga, jalan merupakan salah satu sarana prasarana pendukung yang sangat penting masyarakat dalam melakukan aktifitas, dan ketika jalan rusak dan berlubang, tentu terganggu atau terhambat masyarakat dalam melakukan aktifitas ataupun mobilitas.

Seperti yang terjadi di jalan Huamual, jalan rusak dan berlubang bahkan jembatan darurat yang terbuat dari batang pohon kepala pun sudah rapuh dan busuk, sudah seharusnya menjadi perhatian dinas PUPR SBB.

PUPR harusnya menjadi pelayanan publik yang baik kepada masyarakat, membuat masyarakat aman dan nyaman lewat perbaikan jalan rusak dan berlubang yang menjadi keluhan warga Huamual selama ini,” pungkasnya (Rad)