banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Maluku

KPU SBB Gelar Bimtek Pemuktahiran & Penyusunan Data Pemilih Bagi PPK, Tubaka Bilang Begini

17
×

KPU SBB Gelar Bimtek Pemuktahiran & Penyusunan Data Pemilih Bagi PPK, Tubaka Bilang Begini

Sebarkan artikel ini

SBB,AktualTimes.Com,-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemuktahiran dan Penyusunan Data Pemilih, serta Penggunaan aplikasi sistem informasi data  pemilih (Sidalih) dan aplikasi E-Coklit untuk Pilkada 2024 bagi PPK se- Kabupaten SBB.

Tujuan Bimtek ini dilaksanakan guna untuk mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Seram Bagian Barat tahun 2024. Kegiatan berlangsung selama dua hari Mulai dari tanggal 15-16 Juni 2024.

Pelaksanaan bimtek ini sebagai pembekalan dan penguatan kapasitas bagi PPK Kecamatan se-Kabupaten SBB dalam pemutakhiran dan penyusunan data Pemilih pada Pilkada serentak yang dihelat pada bulan November 2024 mendatang.

“Semua PPK dilibatkan dalam Bimtek ini, sebab yang dilaksanakan KPU SBB saat ini merupakan tahapan-tahapan menuju Pilkada 2024,”kata Devisi Perencanaan, Data dan Informasi, Saadia Tubaka saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (15/6/2024).

Tubaka menambahkan, kegiatan bimtek ini agar KPU sebagai wadah penyelenggara pemilu tetap berpegang pada peraturan UU yang berlaku, dalam hal ini untuk memastikan setiap wajib pilih dipastikan terdaftar sebagai pemilih dalam Pilkada serentak 2024.

“Pendataan data wajib pilih harus akurat dan efisien itu yang dilakukan KPU, Sebab suara rakyat adalah hak konstitusional.”ujar Tubaka

Oleh karena itu, disampaikan Tubaka, bimtek ini melibatkan PPK sebagai wujud KPU dalam melayani dan memastikan bahwa setiap warga negara yang telah memenuhi syarat konstitusi sebagai pemilih dapat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

Untuk memastikan itu semua, Tubaka, KPU menginstruksikan kepada semua anggota PPK agar melaksanakan monitoring melekat pada tingkat PPS di wilayah kerja masing-masing.

“Saya tegaskan PPK agar tingkatkan monitoring pada PPS, dan pastikan semua warga terdata sebagai pemilih pada pilkada 2024,”cetusnya.

Ditanyakan perihal monitoring PPK ke PPS, dijelaskan Tubaka, PPK lakukan monitoring ke PPS paling sedikit seminggu sekali atau 3 hari sekali mengingat waktu pendataannya hanya terhitung 1 bulan.

“Pendataan pemilih akan dilaksanakan mulai pada tanggal 24 juni-24 juli, Coklit berjalan selama sebulan penuh sesuai jadwal yang diturunkan,” tutur Tubaka (Rad)