banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Seram Bagian Barat

Parade Budaya Junjung Nilai Kearifan Lokal, PJ Bupati SBB: Jangan Lupakan Sejarah

14
×

Parade Budaya Junjung Nilai Kearifan Lokal, PJ Bupati SBB: Jangan Lupakan Sejarah

Sebarkan artikel ini

AktualTimes,Com, Pemerintahan,- Pemerintah daerah kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-19 Saka Mese Nusa dengan menggelar Parade Budaya dan pentas seni yang ditampilkan oleh 92 desa se-Kabupaten Seram Bagian Barat.

Budaya yang ditampilkan 92 desa dalam rangka memeriahkan HUT ke-19 Kabupaten SBB itu beragam – ragam ada tarian, cakalele, bahkan ada pertunjukan bambu gila di hadapan Penjabat Bupati dan Forkompinda Kabupaten Seram Bagian Barat yang bertempat di Tugu Oma Opa,desa Piru, Kecamatan Seram Barat, SBB. Senin (9/Januari 2023).

Usai penampilan parade budaya dan pentas seni, Penjabat Bupati SBB, Andi Chandra As’aduddin dalam sambutannya mengatakan dalam memperingati Hari Ulang Tahun, tentunya ada filosofi yang dapat kita Ambila maknanya. “Makna retrospektif, introspektif dan prospektif.” Ungkap As’aduddin dalam sambutannya pada kegiatan parade budaya itu.

Dari tiga makna dapat dijelaskan yang Pertama, makna retrosfektif, artinya pada setiap peringatan HUT, kita harus mampu melihat bahwa masa lalu yang telah di lalui dengan segala dinamikanya merupakan hal ikhwal yang memiliki konstribusi kuat atas kondisi masa kini dan masa yang akan datang .

Kedua, makna introspektif, artinya pada setiap peringatan HUT, kita harus mampu membuka ruang bagi kita semua untuk mengakui adanya langkah yang kurang tepat, kebijaksanaan yang tidak akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk kedepannya tidak terulang kembali atau harus lebih baik lagi .

Ketiga, makna prospektif, artinya ada setiap peringatan HUT, dengan tetap melihat menjunjung nilai-nilai kearifan lokal, kita harus mampu mendesain sebuah formulasi guna menuju masa depan yang lebih baik lagi .

“Sebagai generasi penerus, mari kita jadikan sejarah sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah, jas merah (jangan sekali-sekali melupakan sejarah).” Katanya mengingatkan.

Lebih lanjut,kata Orang nomor satu di SBB itu, dari perjalanan sejarah pemerintahan Kabupaten Seram Bagian Barat, terlihat bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dsn dinamika tersendiri sesuai era dan zamannya namun tujuannya tetap sama, yang ingin Seram Bagian Barat lebih baik dan maju kedepannya. ” (Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya).” Ucapnya.

Ia menyampaikan, pada peringatan HUT kali ini, pemerintah daerah mengusung tema ” WISATA MAJU”, dengan harapan bahwa momentum dirgahayu ini harus di penuhi dengan spirit untuk menyatukan tekad, saling bergandeng tangan, optimis demi bikin bae Seram Bagian Barat.

“Saya percaya bahwa Kabupaten kita akan melahirkan karya-karya baru sebagai proses kreatifitas anak bangsa, putra SBB, demi WISATA MAJU, SBB MAJU, Bikin bae SBB yang kita persembahkan melalui PARADE ADAT dan PENTAS SENI di saat ini.” Tukasnya.

Diakhir sambutannya, Penjabat Bupati SBB, kepada para pendahulu dan para pendiri (Founding Father) Kabupaten Seram Bagian Barat, dengan hormat kami menyampaikan terima kasih atas jasa dan pengabdian terbaik kepada daerah Kabupaten Seram Bagian Barat yang sama-sama kita cintai dan banggakan.” Pungkasnya menutup (Radja)