banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Maluku

Yayasan Silahturahmi Maluku Gelar Khatam Al-Qur’an dan Tabligh Akbar

12
×

Yayasan Silahturahmi Maluku Gelar Khatam Al-Qur’an dan Tabligh Akbar

Sebarkan artikel ini

AktualTimes,Com, Religi,- Menyongsong Nisfu Syaban dan Syahru Ramadhan, Yayasan Silahturahmi provinsi Maluku menggelar kegiatan Khatam Al-Qur’an dan Tabligh Akbar.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Sadali Ie mewakili Gubernur Maluku, Murad Ismail. Bertempat di Masjid Al – Fatah, Ambon. Minggu (5/3/23).

Dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Sadali Ie, Gubernur memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan khatam Al’Quran, karena mempunyai posisi yang sangat vital dan strategis dalam rangka membangun mental spiritual generasi muda bangsa.

“Terselenggaranya acara ini di waktu yang sangat tepat untuk menyongsong datangnya bulan puasa, sebagai bentuk persiapan umat Islam karena keistimewaan di dalamnya terdapat kewajiban bagi umat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa,” ungkapnya.

Menurutnya, Khatamul Qur’an bukanlah hal yang baru dan asing di kalangan umat Islam. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Bahwa sebaik-baiknya kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)”.

Hal ini mengingatkan, bila Khatam Al-Qur’an merupakan amalan yang pernah dilakukan para sahabat, nabi dan tabi’in karena membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir, mengandung beberapa manfaat yakni sebagai sarana dzikrullah, memperkokoh iman dan mengharap turunnya rahmat Allah SWT, menjaga kesucian dan kemuliaan Al-Qur’an dan menjadi sarana antara makhluk dan Tuhannya.

Membaca dan mengaji Al-Qur’an, jangan hanya sekedar dibaca dan ditulis serta dilakukan secara merdu.

“Tetapi sejatinya melalui mengaji ini kita belajar mengkaji, menelaah atau menafsirkan ke dalam isi kandungan Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Gubernur.

Untuk itu, melalui pelaksanaan Khatamul Qur’an ini, Gubernur berharap dapat membangun generasi Qurani.

Mengingat, Maluku (Indonesia) sebagai bangsa yang multikultural, senantiasa menciptakan kerukunan dan kekeluargaan yang dibangun berdasarkan nilai-nilai moral dan akhlak, sehingga kita menjadi umat yang tegar dengan memperbanyak amal perbuatan bersama masyarakat.

“Bukan saja sesama umat Islam akan tetapi seluruh umat beragama, demi terciptanya suasana aman dan damai khususnya di Maluku,” Pungkas Gubernur (Red)