Lampung SelatanPemerintahan

Diduga Proyek Asal Jadi ! Pengerjaan Jalan Pertanian Dan Perkebunan Underlakh Amburadul, Di Dusun III Sungkai Kalianda

31
×

Diduga Proyek Asal Jadi ! Pengerjaan Jalan Pertanian Dan Perkebunan Underlakh Amburadul, Di Dusun III Sungkai Kalianda

Sebarkan artikel ini

AktualTimes.com, Pemerintahan- Berdasarkan pantauan Media ini dalam pengerjaan jalan underlakh yang terletak di lokasi Dusun III Lembah Sungkai Desa Hara Banjar Manis Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang di duga Amburadul alias asal asalan dalam pengerjaan nya serta tidak berkoordinasi dengan Kepala Desa Hara Banjar Manis Kalianda, sehingga dalampengerjaan atau di adakan pengrijitan pemadatan (diraratakan dengan alat berat) tidak di terjunkan sehingga batu underlakh tersebut sangat tajam tajam sehingga Warga Masyarakat Desa tersebut susah untuk melintasinya karena khawatir ban kendaraan akan pecah jika di lintasi walaupun sudah di timbun dengan pasir, karena daam pemasangan batu sanes atau batu belahan besar secara berdiri dan tidak rapih, (16/8/2023).

 

Dalam Sub kegiatan yang terpasang papan informasi ialah sebagai berikut;

SURAT PERINTAH KERJA NOMOR:01/SPK/PPK/PK-JUT.03/IV.22/LS/2023 Tanggal 21 April 2023.

Pekerjaan : PEMBANGUNAN JALAN USAHA TANI POKTAN HARAPAN BERSAMA MAKMUR, DESA HARA BANJAR MANIS,KEC.KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN.

Kegiatan : PEMBANGUNAN PRASARANA PERTANIAN.Nomor Pekt : PK-JUT.03.Lokasi : Kalianda.Nilai PK : Rp.99.914.600.,.00 (sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus empat belas ribu enam ratus rupiah).Waktu Pelaksanaan : 60 (ENAM PULUH) HARI KALENDER.Sumber Dana : APBD TAHUN ANGGARAN 2023.Pelaksana : CV.PADUKA LAMPUNG ABADI.

Mengapa, dalam kegiatan tersebut disorot juga oleh warga setempat sebut saja Ron dan ia mengataka bahwa peningkatan jalan tersebut sangatlah diduga tidak sesuai Standar Speck atau Standar Oprasional Prosedur (SOP).

“Ya saya selaku warga disini, sangat kecewa dalam dugaan saya terkait pembangunan peningkatan jalan tersebut, sehingga saya menduga dalam pengerjaannya itu asal jadi dan amburadul,” ungkapnya.

Lanjut, “dan kalau ketika warga setempat ingin ke kebun dan ladang, itu jalan batu uonderlakh itu tajam tajam, bisa dapat melukai telapak kaki atau ban kendaraan yang melintasinya tentunya.”

“Kemudian, saya minta tolonglah dari pihak PU Binamarga Lamsel dan rekanan pemborong itu, agar segera perbaiki ulang gitu, dan tanggung jawab menampakan diri gitu, jangan jadi pengecut dan ngumpat ngumpat, ketika urusan perawaatan proyeknya belum selesai,” tegasnya.

Bagaimana, adapun keterangan dari pekerja bahwa tidak tahu menahu dalam sistem pengerjaannya karena hanya di perintah (disuruh) atasanya baik mandor dan PPK/Pemborong.

“Ya kami hanya disuruh bang dalam pengerjaan tabur pasir di proyek jalan ini, dan kami tidak tahu menahu siapa nama pemborong dan yang lain sebagainya, hanya yang kami tahu pak Asri mandor nya yang menyuruh kami kerja,” katanya.

Bagaimana, yang banyak mengetahui siapa nama PPK, PPTP / Pemborong dari CV tersebut serta Rekanan dalam proyek yang diduga Amburadul Bobrok itu belum ada akses yang jelas dan pasti untuk dikonfirmasi sampai berita ini Terbit. (ALI COBOY)