NasionalPemerintahanPeristiwaPolitikTopik Terkini

Apa itu Starlink ?, yang Resmi Beroperasi di Indonesia dan Diresmikan Elon Musk di Bali

48
×

Apa itu Starlink ?, yang Resmi Beroperasi di Indonesia dan Diresmikan Elon Musk di Bali

Sebarkan artikel ini
Apa itu Starlink
Apa itu Starlink ?, yang Resmi Beroperasi di Indonesia dan Diresmikan Elon Musk di Bali

Nasional, AktualTimes.com – CEO SpaceX, Elon Musk, dijadwalkan meresmikan layanan internet satelit miliknya, Starlink, pada acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Acara peresmian ini akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan berlangsung di Puskesmas Pembantu 1 Sumerta Kelod, Denpasar, Bali, pada Minggu (19/5/2024).

Apa Itu Starlink?

Starlink adalah layanan internet berbasis satelit yang dimiliki oleh Elon Musk. Pengembangan Starlink dimulai sejak 2015. Pada 2018, SpaceX meluncurkan satelit prototipe pertama ke orbit. Hingga kini, sekitar 5.000 satelit Starlink telah mengorbit di luar angkasa.

Jaringan satelit Starlink bertujuan memberikan akses internet berkualitas tinggi kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil. Teknologi ini memanfaatkan konsep low earth orbit (LEO), yang diklaim dapat merevolusi konektivitas internet di seluruh dunia.

Pada dasarnya, layanan internet Starlink tidak berbeda jauh dengan layanan internet yang sudah tersedia di Indonesia. Perbedaannya, Starlink menyediakan koneksi internet melalui satelit di luar angkasa, bukan melalui kabel fiber optic.

Starlink menawarkan beberapa paket layanan di laman resminya, termasuk paket personal dan bisnis. Setiap paket dibagi menjadi tiga kategori: residensial, mobilitas darat, dan mobilitas di laut. Para pelanggan akan mendapatkan dua perangkat untuk mengakses layanan internet: antena penangkap sinyal satelit (Starlink Base) dan WiFi Router.

Starlink telah memperoleh izin untuk beroperasi di Indonesia, termasuk melalui proses uji laik operasi (ULO) yang ketat. Selain di Bali, Starlink juga akan diuji coba di Ibu Kota Negara Nusantara pada Mei ini.

Kompetisi Penyedia Layanan Internet

Beroperasinya Starlink di Indonesia menimbulkan kekhawatiran akan potensi gangguan pasar bagi penyedia jasa layanan internet lokal. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengakui bahwa kompetisi antar penyedia layanan internet memang tak bisa dihindarkan.

“Semua harus berkompetisi. Sama dengan masuknya maskapai asing,” kata Luhut di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (15/5/2024). Luhut menegaskan bahwa perusahaan asing boleh beroperasi di Indonesia asalkan mematuhi peraturan yang berlaku. Dia berencana membuat peraturan agar tidak ada perusahaan yang merasa dirugikan akibat persaingan tidak sehat.

“Kami tata. Misalnya dulu ada aturan (kepemilikan) sahamnya tidak boleh majority. Jadi, kami harus buat peraturan yang betul-betul terintegrasi. Kami akan harmonisasi peraturan perundang-undangan yang menguntungkan Indonesia,” ujar Luhut.

Luhut juga menambahkan bahwa Elon Musk melihat investasi Starlink di Indonesia sebagai peluang yang menjanjikan. “Dia melihat Indonesia sebagai tujuan investasi yang menjanjikan, mungkin dalam bidang baterai dan segala macamnya,” kata Luhut.

Pengamanan VIP untuk Elon Musk

Pangkogabwilhan II TNI AU Marsekal Madya Khairil Lubis menyatakan bahwa kedatangan Elon Musk di Bali saat WWF ke-20 akan dikawal dengan pengamanan VIP (Very Important Person) atau setingkat menteri. Hal ini dilakukan karena mantan CEO Twitter itu bukan kepala negara.

“Elon Musk bukan kepala negara. Sama setingkat menteri. Jadi, pengamanan setingkat menteri. Tidak ada perlakuan khusus,” kata Khairil.