Topik Terkini

Uji Coba X‑FIRE di Lahan Gambut, Tim Gabungan Polsek Indralaya Bersama Polda Sumsel, Manggala Agni dan BPBD Padamkan Api Karhutla di Desa Bakung

29
×

Uji Coba X‑FIRE di Lahan Gambut, Tim Gabungan Polsek Indralaya Bersama Polda Sumsel, Manggala Agni dan BPBD Padamkan Api Karhutla di Desa Bakung

Sebarkan artikel ini

OGAN ILIR, Aktualtimes.com – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) terus dilakukan aparat gabungan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Indralaya, Samapta Polda Sumsel, Manggala Agni dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan kegiatan mitigasi sekaligus ground check terhadap titik lahan yang mengalami kebakaran.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, berlokasi di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam pelaksanaan di lapangan, tim melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan yang terbakar serta memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare, sementara lahan yang berhasil dilakukan pemadaman sekitar ±0,5 hektare.

Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat -3.155941, 104.544482. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, sumber api hingga kegiatan berlangsung belum diketahui secara pasti.

Selain melakukan pemantauan dan pemadaman, tim gabungan juga melaksanakan uji coba obat pemadam lahan gambut X-FIRE pada area lahan gambut yang sebelumnya terbakar. Uji coba tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencari metode penanganan yang efektif terhadap kebakaran pada lahan gambut, yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan lahan biasa.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan kawasan gambut dengan kedalaman mencapai sekitar 2,5 meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi petugas karena api pada lahan gambut dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah, sehingga membutuhkan penanganan secara menyeluruh agar api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.

Dalam pelaksanaan pemadaman, petugas juga menghadapi kendala berupa jauhnya lokasi dari sumber air. Kondisi tersebut menyebabkan proses pemadaman terhadap titik api yang berada di bagian tengah lahan mengalami kesulitan.

Meski demikian, berkat kerja sama dan koordinasi seluruh personel yang terlibat, titik api yang ditemukan berhasil ditangani. Berdasarkan hasil pengecekan terakhir, kondisi api telah padam total.

Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, SH, MH mengatakan, kegiatan mitigasi dan ground check tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut.

“Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi Karhutlah. Setiap informasi mengenai adanya titik api akan segera kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi, sehingga kebakaran dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas,” ujar IPTU Rangga Saputra.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa sinergitas antara kepolisian, Manggala Agni dan BPBD sangat diperlukan dalam penanganan Karhutlah. Menurutnya, kondisi geografis dan karakteristik lahan gambut membutuhkan kerja sama serta strategi pemadaman yang tepat.

“Kami juga melaksanakan uji coba X-FIRE pada lahan gambut yang terbakar. Ini menjadi salah satu upaya untuk melihat efektivitas penanganan terhadap kebakaran di lahan gambut, terutama pada kondisi medan yang sulit dan jauh dari sumber air,” jelasnya.

Kapolsek berharap kegiatan mitigasi dan patroli seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain untuk mendeteksi titik api lebih awal, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan Karhutlah, agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi kebakaran yang sudah meluas,” tegasnya.

Kapolsek menambahkan, Polsek Indralaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli, pemantauan dan koordinasi bersama instansi terkait dalam rangka mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan Karhutlah membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk peran aktif masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, kami berharap potensi kebakaran dapat ditekan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” pungkas IPTU Rangga Saputra.

Dari hasil kegiatan tersebut, personel gabungan selanjutnya tetap melakukan patroli dan pemantauan di sekitar lokasi lahan yang sebelumnya terbakar untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang kembali muncul.

Dengan kondisi terakhir api dinyatakan padam total, tim terus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi munculnya kembali titik api, mengingat lahan gambut dapat menyimpan bara di bawah permukaan dalam waktu tertentu.

Kegiatan mitigasi dan ground check ini sekaligus menjadi langkah preventif dan respons cepat dalam menghadapi ancaman Karhutlah di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, khususnya pada kawasan yang memiliki lahan gambut dan rentan terbakar pada musim kemarau.