DaerahTanggamusTopik Terkini

Sosialisasikan Hilangnya 8 Orang di Speedboat Arupadhatu 1

217
×

Sosialisasikan Hilangnya 8 Orang di Speedboat Arupadhatu 1

Sebarkan artikel ini

TANGGAMUS, LAMPUNG (Aktualtimes.com) — Polres Tanggamus melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) dan jajaran Polsek pesisir mensosialisasikan informasi hilangnya lima jurnalis dan tiga kru speedboat Arupadhatu 1 kepada para nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Tanggamus, Senin (21/9/26).

 

Langkah ini diambil untuk memperluas jaringan informasi pasca-berakhirnya operasi pencarian selama 10 hari yang belum membuahkan hasil.

Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah, S.H., mengatakan sosialisasi dilakukan untuk memperluas informasi kepada masyarakat pesisir sekaligus mengajak nelayan ikut membantu memberikan informasi apabila menemukan sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Nelayan merupakan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di laut. Karena itu, kami menyampaikan perkembangan kejadian ini agar apabila selama melaut atau berada di pesisir menemukan sesuatu yang diduga berkaitan, dapat segera diinformasikan kepada kepolisian,” kata Sofyansyah.

Ia menegaskan bahwa temuan tersebut dapat berupa barang, benda, maupun petunjuk lain yang berada di laut atau kawasan pantai. Informasi dari nelayan selanjutnya akan diteruskan kepada petugas untuk dilakukan pengecekan dan tindak lanjut.

“Jadi bukan hanya barang, informasi atau petunjuk apa pun yang dianggap berkaitan dengan kejadian ini kami harapkan dapat segera disampaikan. Kami akan menindaklanjutinya sesuai prosedur,” tandasnya.

Kegiatan sosialisasi digelar di dua lokasi strategis, yakni Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, sekitar pukul 11.30 WIB, serta di Gudang Ikan H. Jaman, Pekon Tengor, Kecamatan Cukuh Balak, sekitar pukul 14.00 WIB.

Di Kecamatan Limau, kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Polair Polres Tanggamus AKP Dedi Yanto, S.Pd., bersama Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah, S.H., Kapolsek Limau Iptu Fridy Romadhana Panca R., S.Sos., Bhabinkamtibmas Brigpol Viky, dan personel Satpolairud Brigpol Azis. Sementara di wilayah hukum Polsek Cukuh Balak, sosialisasi dipimpin Kapolsek Cukuh Balak Ipda Kiki Nur Alfian, S.H., M.M., bersama AKP Dedi Yanto, AKP Sofyansyah, Brigpol Azis, dan Bhabinkamtibmas Bripka Rifki.

Sebagai informasi latar belakang, lima jurnalis dan tiga kru tersebut dilaporkan hilang kontak pada Senin, 7 September 2026. Mereka berada di speedboat Arupadhatu 1 saat melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Lima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Arie/Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Adapun tiga kru kapal yang turut dilaporkan hilang yakni Warta (55 tahun) sebagai nakhoda, Surakman/Sukarman (60 tahun) sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto (49 tahun) sebagai pemandu atau guide.

Setelah laporan kehilangan diterima, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan memperluas wilayah penyisiran hingga perairan Lampung, termasuk kawasan Teluk Semangka, Pulau Tabuan, Pulau Sebesi, dan Pulau Sebuku. Pada 16 September 2026, area pencarian bahkan diperluas mencakup delapan sektor dengan cakupan sekitar 3.439 mil laut persegi.

Namun, setelah pencarian berlangsung selama 10 hari dan memasuki hari terakhir masa perpanjangan operasi pada 17 September 2026, operasi SAR dinyatakan berakhir karena belum ditemukan keberadaan speedboat Arupadhatu 1 maupun delapan orang yang berada di dalamnya. (*)