Labuhanbatu — Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., dan Wakil Bupati H. Jamri, S.T., menyerahkan bantuan kepada warga di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Panai Hilir, Minggu (11/10/2026). Bantuan yang disampaikan mencakup uang tunai, kebutuhan pokok, perlindungan pekerja, dan identitas usaha nelayan.
Kegiatan di kawasan pesisir Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, itu berlangsung enam hari sebelum peringatan HUT pemkab pada 17 Oktober 2026. Dalam sambutannya, Maya menekankan kehadiran pemerintah bagi masyarakat melalui penyerahan bantuan secara langsung di Kecamatan Panai Hilir.
“Pada 17 Oktober nanti kita akan menyelenggarakan HUT Pemkab yang ke-81. Pemerintah hadir hari ini untuk menunjukkan bahwa kami ada untuk masyarakat,” tegas Bupati Maya Hasmita dalam sambutannya.
Bantuan tunai, sembako, dan layanan bagi nelayan
Pada penyerahan bantuan, pemerintah daerah mencatat 230 penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sebanyak 150 keluarga lainnya menerima paket sembako. Kedua angka tersebut merujuk pada jenis bantuan yang berbeda, sehingga tidak serta-merta menunjukkan jumlah keseluruhan warga yang hadir di lokasi.
Selain BLT dan sembako, kegiatan itu memuat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja informal. Bantuan ini berkaitan dengan jaminan sosial ketenagakerjaan; sifatnya berbeda dari uang tunai dan paket kebutuhan pokok yang dibagikan pada acara tersebut.
Menurut BPJS Ketenagakerjaan, JKM merupakan program perlindungan yang dapat diikuti pekerja bukan penerima upah, termasuk pekerja sektor informal. Manfaatnya diperuntukkan bagi ahli waris peserta sesuai ketentuan program ketika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Informasi itu menjelaskan fungsi JKM tanpa menyamakan penyerahan program dengan pembayaran santunan.
Bagi warga yang bekerja di sektor perikanan, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA). Kartu tersebut dimaksudkan membantu nelayan tercatat dalam layanan pemerintah serta membuka akses terhadap program perlindungan dan bantuan yang relevan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menjelaskan bahwa KUSUKA berfungsi sebagai identitas pelaku usaha sekaligus basis data untuk pembinaan, pelayanan, dan pemberdayaan nelayan. Penyerahan kartu di Panai Hilir dengan demikian berkaitan dengan kebutuhan administrasi para pelaku usaha pesisir, bukan bantuan tunai yang langsung diterima melalui kartu.
Laporan lain mengenai kegiatan tersebut turut mencatat pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Sei Berombang. Warga juga mendapat kesempatan mengikuti aksi donor darah yang diselenggarakan bersama Palang Merah Indonesia Kabupaten Labuhanbatu. Dua layanan ini melengkapi agenda penyerahan bantuan yang menjadi kegiatan utama.
Truk sampah dan agenda pembangunan pesisir
Di hadapan warga, Maya menjelaskan prioritas anggaran daerah yang menurutnya diarahkan untuk kebutuhan masyarakat desa. Ia menghubungkan pilihan kebijakan tersebut dengan visi pembangunan “Membangun Desa, Menata Kota”, yang menempatkan pelayanan dasar dan kebutuhan sehari-hari sebagai perhatian pemerintah.
“Di tahun pertama saya memimpin, saya memilih untuk tidak membeli mobil dinas. Anggarannya saya alokasikan untuk membeli truk sampah, dan satu unit di antaranya saya serahkan khusus untuk menjawab kebutuhan kebersihan masyarakat di Kecamatan Panai Hilir,” ungkap Maya Hasmita.
Pernyataan Bupati menyoroti keputusan menunda pembelian kendaraan dinas dan menggunakan anggarannya untuk armada kebersihan. Satu unit truk, menurut keterangannya, diserahkan bagi Kecamatan Panai Hilir. Langkah tersebut disampaikan dalam konteks kebutuhan warga terhadap layanan pengangkutan sampah di wilayahnya.
Pemerintah kabupaten juga memaparkan rencana pembangunan untuk kawasan pesisir. Bidang yang disebut meliputi infrastruktur pesisir, layanan kesehatan, pendidikan, serta pelayanan publik. Dalam acara itu, rencana tersebut disampaikan sebagai arah kerja pemerintah; rincian proyek, jadwal pengerjaan, dan nilai anggarannya tidak dicantumkan.
Perhatian pada wilayah pesisir muncul bersama bantuan langsung kepada warga. Kebutuhan kebersihan ditanggapi melalui armada sampah, sementara pembahasan layanan kesehatan dan pendidikan masuk dalam agenda pembangunan berikutnya. Dengan demikian, kunjungan tersebut memuat bantuan yang diserahkan saat acara serta rencana yang masih memerlukan pelaksanaan lanjutan.
HUT ke-81 dan jajaran yang hadir
Sejumlah pejabat mendampingi Bupati dan Wakil Bupati, antara lain anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, serta Penjabat Sekretaris Daerah Abdi Jaya Pohan, S.H., M.H.
Staf ahli Bupati, Asisten III Zaid Harahap, S.Sos., pimpinan organisasi perangkat daerah, dan tokoh masyarakat setempat juga hadir. Kehadiran mereka menempatkan penyaluran bantuan di Panai Hilir sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pemkab menjelang perayaan pada 17 Oktober.
Melalui kegiatan ini, warga Panai Hilir menerima sejumlah bentuk bantuan dan layanan dalam satu kesempatan. Pemerintah daerah sekaligus menyampaikan prioritasnya bagi kawasan pesisir. Bagi masyarakat, tindak lanjut atas rencana infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik akan menjadi bagian penting setelah rangkaian peringatan hari jadi selesai.






