Jawa TimurMalangNasionalPemerintahanTopik Terkini

Bertolak ke Malang, Presiden Kunjungi Korban Kanjuruhan

49
×

Bertolak ke Malang, Presiden Kunjungi Korban Kanjuruhan

Sebarkan artikel ini

AktualTimes.com, Pemerintahan – Dengan menggunakan pesawat ke Presidenan Indonesia 1, Presiden dan rombongan lepas landas dari pangkalan TNI AU Halim perdana Kusuma, Jakarta, sekitar pukul 11.15 WiB.

Presiden Joko Widodo meminta agar tragedi kerusuhan yang terjadi di stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada rabu(5-10-2022), diinvestigasi hingga tuntas.

Presiden juga menegaskan bahwa pihak yang telah terbukti bersalah harus diberi sangsi.

“Sudah saya sampaikan, di investigasikan tuntas, diberi sanksi kepada memang yang bersalah,” ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangannya kepada awak media di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) kabupaten Batang, Provinsi jawa Tengah, Rabu (5/10/2022).

Presiden sendiri telah memerintahkan kepada segenap jajarannya untuk menangani tragedi tersebut.”Saya kira juga perintah saya sudah jelas pada Menkopolhukam, kepada Kapolri, pada Menpora dan semuanya sudah jelas,” Imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri koordinator Bidang politik, Hukum, dan keamanan (Menko polhukam) Mahfud MD, mengatakan bahwa pemerintah membentuk Tim gabungan Independen pencari fakta (TGIPK) untuk mengungkap tragedi kanjuruhan secara tuntas.

Tim ini akan dipimpin langsung oleh Menko polhukam, yang keanggotaannya akan ditetapkan paling lama dalam 24 jam kedepan.

Menko polhukam menjelaskan bahwa Tim ini akan terdiri atas pejabat/ perwakilan. Kementerian terkait, organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi, dan media massa.

“Nanti akan umumkan secepatnya.itu yang tugasnya kira kira akan bisa disesuaikan dalam dua tiga minggu kedepan,” ungkapnya di kantor Kemenko polhukam.

Lebih lanjut, Mahfud MD mengatakan bahwa untuk langkah jangka pendek pemerintah meminta Polri agar dalam beberapa hari kedepan segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana.

Polri juga diminta untuk melakukan evaluasi, terhadap penyelenggara keamanan di daerah setempat. (DangTriadi/Malang)