DaerahTopik Terkini

Di Sinyalir Pembangunan Rumah Program BSPS Kab OKI Diduga Tidak Sesuai Spek.

655
×

Di Sinyalir Pembangunan Rumah Program BSPS Kab OKI Diduga Tidak Sesuai Spek.

Sebarkan artikel ini
Di Sinyalir Pembangunan Rumah Program BSPS Kab OKI Diduga Tidak Sesuai Spek.

Pedamaran.OKI. Aktualtimes.com — Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada dasarnya bertujuan untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan cara membangun atau memperbaiki tempat tinggal warga Penerima Bantuan (PB) Program BSPS agar menjadi hunian yang lebih sehat,aman serta layak tinggal.
Namun sering kali ditemukan penyimpangan pekerjaan pembangunan nya seperti yang terjadi di Desa Burnai Timur Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  Provinsi Sumatera Selatan.

Hal ini terlihat berdasarkan pemantauan lapangan awak media tanggal 26 juni 2026 dimana terlihat di rumah Rasiman warga Dusun 3 yang menjadi penerima bantuan program BSPS lantai rumah nya baik ruang tamu maupun kamar tidur masih lantai tanah.
Menurut  Bawono anak Rasiman saat di konfirmasi mengapa tidak di pelester atau di semen diri nya menjawab tidak ada dana nya lagi, selain itu di konstruksi pembesian kalau mengacu pada struktur RLH dan perencanaan teknis yang ada di program BSPS untuk tulangan utama harus menggunakan besi behel 10 mm dan untuk tulangan cincin atau harus menggunakan besi behel 8 mm,tapi fakta di lapangan penerima bantuan justru menggunakan Besi 8 mm untuk tulangan utama kalaupun ada yang menggunakan besi behel 10 mm itu sudah di oplos dengan besi 8 mm.
Selain itu banyak tebeng layar yang tidak menggunakan sloof serta masih banyak masalah lain.
Saat permasalahan ini di konfirmasikan ke Ajeng selaku Tim Fasilitator Lapangan (TFL) Desa Burnai Timur menerangkan penggunaan besi untuk tulangan utama yang dipakai penerima bantuan besi 8 mm disebabkan  lebih kurang nya pada anggaran yang di terima PB,dan untuk masalah sloof yang bapak maksud coba di spil atas nama siapa biar saya periksa dan pastikan dari dokumentasi yang pernah saya ambil agar bisa konfirmasi kebapak mengenai penjelasan pasti nya terang Ajeng.
Sementara Yustin Patria Primordia selaku Kepala Balai P2P Sumatra V saat di konfirmasi melalui WhatsApp Tanggal 1/7/2026 sampai berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban.
Di tempat terpisah Dedi Ardiansyah dari LSM BARAK NKRI Sumsel saat di mintai tanggapan terkait masalah ini  sangat menyayangkan karena di Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan Program Bantuan BSPS setiap tahun selalu ada persoalan masalah nya masih itu-itu juga ini menunjukan bahwa lemahnya pengawasan dan penegakan aturan yang tidak tegas, semestinya
Tim Fasilitator Lapangan tahu kalau ada Rumah Penerima Bantuan yang belum di lantai  dan menggunakan besi tidak standar itu tugas Tim Fasilitator Lapangan
ini memberikan pendampingan serta pengawasan terhadap Penerima Bantuan , selain itu diri nya sangat menyayangkan sikap Kepala Balai P2P Sumatera V yang terkesan tidak perduli atas temuan yang dikonfirmasikan awak media mengenai
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya yang diduga tidak sesuai ujar Dedi.(Haris/ipan)