DaerahTopik Terkini

Diduga Kurangnya  Pengawasan Kualitas Bangunan Gedung KMP Desa Sukapulih Sudah Rusak

336
×

Diduga Kurangnya  Pengawasan Kualitas Bangunan Gedung KMP Desa Sukapulih Sudah Rusak

Sebarkan artikel ini
Diduga Kurangnya  Pengawasan Kualitas Bangunan Gedung KMP Desa Sukapulih Sudah Rusak

Pedamaran. Aktualtimes.com
Koperasi Merah Putih atau secara resmi disebut Koperasi Desa /Kelurahan Merah Putih (KDMP) merupakan program prioritas Nasional atau bagian dari visi asta cita dari pemerintahan presiden Prabowo Subianto.
Tujuan utama dari koperasi merah putih adalah untuk menggerakan ekonomi kerakyatan dan memperkuat kemandirian Desa.
Untuk itu pemerintah membangun ribuan gedung koperasi merah putih di seluruh  Indonesia dengan skema anggaran yang lumayan fantastis dengan tujuan setiap gedung koperasi merah putih di bangun dengan kualitas fisik yang kuat dan tahan lama, namun tidak seperti bangunan Gedung Koperasi Merah Putih yang berada di Desa Sukapulih Kecamatan Pedamaran Provinsi Sumatera Selatan, dimana terlihat bangunan tersebut diduga kuat kualitas bangunan bagian  selasar atau teras belakang tidak sesuai dengan spek nampak di beberapa bagian sudah retak dan berlubang, hal ini terlihat saat awak media melakukan pemantauan dilapangan, berdasarkan keterangan

Sekretaris Desa Sukapulih Jumadi  saat di konfirmasi wartawan di rumahnya Senin (16/6/2026) mengatakan bangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Sukapulih selesai di bangun sekitar bulan Maret, saat  lebaran idul fitri, kami di Pemerintahan Desa tidak banyak tahu perihal pembangunannya karna memang tidak dilibatkan.

Lebih  lanjut,  Jumadi menambahkan kalau lahan yang di pakai untuk pembangunan gedung  KDMP menggunakan tanah hibah dari Desa Sukapulih disinggung masalah sudah ada yang pecah dan retak di bagian selasar atau teras gedung, Jumadi membenarkan dan juga mengatakan bahkan lebih  kurang  satu bulan selesai di kerjakan selasar atau teras bagian belakang sempat ambruk kemungkinan tanah timbunan nya kurang padat tutur jumadi.

Kontraktor pekerjaan Gedung Merah Putih, Agus saat di konfirmasi wartawan melalui WhatsApp Kamis (18/6) BERDERING namun  tidak diangkat melalui pesan singkat pun tidak dibalas.

Sekretaris LSM BARAK NKRI SUMSEL
Dedi Ardiansyah dengan kejadian ini ketika dimintai tanggapan mengatakn sangat menyayangkan dengan sikap cuek pihak kontraktor saat hendak di konfirmasi wartawan,
Masih menurut Dedi, gedung Koperasi Merah Putih harus dibangun dengan kualitas fisik yang memadai karena berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi Desa,tempat penyimpanan hasil panen dan sekaligus gudang distribusi barang pokok, struktur gedung keamanang yang kokoh sangat penting untuk menjamin  komoditas, mendorong efisiensi logistik dan melindungi investasi Dana Desa atau pinjaman perbankan yang di gunakan untuk pembangunan nya.
Ditambah kan nya diduga bangunan gedung dibagian teras atau selasar yang sudah retak dan berlubang dibangun tidak menggunakan sloof diatas tanah timbunan akan beresiko tanah amblas dan beban berat seperti orang berjalan diatas tanah timbunan yang belum padat akan menekan ke samping hal ini dapat membuat lantai atau keramik pecah,dan tekanan pada diding atau pondasi tanah urugan yang basah mengembang dan menekan pondasi ataulangsor dinding terdekat serta  akan menyebabkan  atau ambrol jika tidak ditahan oleh sloofbeton  papar nya.
Diri nya berharap agar instansi atau institusi terkait dapat melakukan proses inspeksi dan pengujian teknis pada hasil akhir atau quality control material dilapangan untuk memastikan kualitas nya sesuai spesifikasi ujar nya.(tim)