Labuhanbatu, Sumatera Utara – Setelah menyelesaikan agenda inspeksi mendadak di Puskesmas Tanjung Haloban, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga, S.Si., Apt., M.M., melanjutkan kunjungan kerjanya ke Puskesmas Negeri Lama yang berlokasi di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.
Kunjungan yang dilakukan secara langsung ini tidak hanya sekadar peninjauan fasilitas kesehatan primer, melainkan juga menjadi momentum strategis untuk menggelar rapat internal guna memperkuat tata kelola organisasi, memperkokoh disiplin kerja, serta memberikan bimbingan dan arahan komprehensif kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas tersebut.
Sambutan Hangat di Puskesmas Negeri Lama Kecamatan Bilah Hilir
Sesampainya di lokasi, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu disambut dengan hangat oleh Kepala Puskesmas Negeri Lama beserta seluruh staf dan pegawai yang sedang bertugas. Sambutan tersebut mencerminkan hubungan kerja yang kondusif antara dinas vertikal dengan unit pelaksana teknis di lapangan.
Tak berlama-lama, Tuti Noprida Ritonga langsung mengajak seluruh tim medis dan non-medis menggelar rapat internal di Aula Ruang Rapat Puskesmas yang beralamat di Jalan Besar Negeri Lama. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh komponen organisasi puskesmas, mulai dari tenaga dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, farmasi, hingga staf administrasi dan penunjang lainnya.
Peringatan Pasca Insiden Puskesmas Tanjung Haloban
Dalam forum rapat internal yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu menekankan sejumlah hal penting yang menjadi fokus perhatiannya. Tuti Noprida Ritonga secara tegas menyampaikan kepada Kepala Puskesmas Negeri Lama serta seluruh staf dan pegawai yang hadir agar tidak mengulangi kejadian yang sempat terjadi di Puskesmas Tanjung Haloban.
Ia menilai bahwa persoalan yang terjadi di lokasi sebelumnya sebenarnya bersifat sepele dan dapat diselesaikan secara internal, namun telah mencoreng nama baik Dinas Kesehatan Labuhanbatu di mata publik karena penanganan yang kurang tepat dan viralnya informasi di media sosial.
“Kejadian tersebut hanya persoalan sepele yang dibesar-besarkan. Saya ingatkan kepada kita semua, sebagai pengguna media sosial, agar berhati-hati dan bijak. Jangan karena ada persoalan kecil langsung main viralkan,” tegas Tuti Noprida Ritonga.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Labuhanbatu bahwa setiap tindakan individu di dunia maya dapat berdampak signifikan terhadap reputasi institusi pemerintah dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan publik.
Silaturahmi dan Diskusi sebagai Solusi Konflik Internal
Tak hanya memberikan peringatan, Hj. Tuti Noprida Ritonga juga menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Puskesmas Negeri Lama atas sambutan yang diberikan, serta ucapan terima kasih kepada seluruh staf dan pegawai yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut.
Sebagai seorang pemimpin, ia mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan Labuhanbatu untuk senantiasa menjaga silaturahmi dan komunikasi yang baik antarrekan kerja. Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di lingkungan kerja sebaiknya diselesaikan melalui jalur diskusi atau rapat internal, bukan dengan cara saling bermusuhan atau menyebarkan informasi negatif ke ranah publik tanpa konteks yang jelas.
“Mari kita saling silaturahmi. Kalau ada persoalan, mari kita diskusikan atau kita rapatkan agar tidak ada kita saling bermusuhan,” ujar Tuti Noprida Ritonga.
Pesan tersebut mengandung nilai penting tentang manajemen konflik internal dan pelestarian iklim kerja yang kondusif di setiap unit pelayanan kesehatan yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
Dukungan terhadap Program Bupati dan Visi Misi Pembangunan Daerah
Di tengah arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu juga menyampaikan harapan agar Puskesmas Negeri Lama terus menjunjung tinggi nama baik Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu sekaligus mempertahankan reputasi positif Puskesmas Negeri Lama itu sendiri di mata masyarakat.
Tuti Noprida Ritonga mengingatkan bahwa Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., merupakan sosok yang berasal dari kalangan tenaga kesehatan, seorang dokter yang sangat perhatian terhadap perkembangan dunia kesehatan di wilayahnya. Oleh karena itu, seluruh jajaran tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap program-program strategis yang telah dirancang oleh pemerintah daerah ke depan.
Ia menegaskan bahwa visi besar pembangunan Kabupaten Labuhanbatu, yaitu “Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Membangun Desa, Menata Kota”, harus menjadi landasan operasional setiap unit kesehatan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Setiap pelayanan yang diberikan di Puskesmas Negeri Lama harus selaras dengan visi dan misi tersebut, dengan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.
Komitmen Pelayanan Kesehatan Terbaik untuk Masyarakat Labuhanbatu
Menutup sambutannya, Tuti Noprida Ritonga menegaskan dengan tegas agar seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Negeri Lama senantiasa memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada setiap masyarakat yang datang berobat atau memanfaatkan fasilitas kesehatan.
Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan primer di puskesmas merupakan garda terdepan dalam sistem kesehatan nasional dan daerah. Sikap ramah, tanggap, profesional, serta tata kelola administrasi yang rapi menjadi tolok ukur keberhasilan sebuah puskesmas dalam memenuhi hak kesehatan masyarakat.
Dengan pelayanan yang optimal, diharapkan indeks kepuasan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah akan terus meningkat, sekaligus mengurangi beban rumah sakit rujukan di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Kunjungan kerja dan rapat internal ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Bilah Hilir dan seluruh Kabupaten Labuhanbatu untuk terus melakukan perbaikan diri, memperkuat manajemen mutu, serta menjaga citra positif institusi kesehatan daerah di tengah dinamika informasi digital yang berkembang pesat. (Lijait)






