LampungLampung BaratPeristiwaTopik Terkini

Khawatir Ada Banjir Susulan, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan

27
×

Khawatir Ada Banjir Susulan, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

AktualTimes.com, Peristiwa – Banjir yang mengakibatkan kerusakan parah dan hampir masuk ke daerah perkampung akibat hujan deras yang berada di beberapa titik yang ada di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu Malam(12/11/2022).

Dari pantauan awak media dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun terlihat beberapa tempat yang mengalami kerusakan salah satunya jembatan penghubung antara pekon Pagar Dewa dan Pekon Sukamulya diterjang derasnya arus sungai warkuk sehingga terputus.

Kemudian yang ada di lingkungan dusun Pekon Lom,Pekon Buay Nyerupa,banjir merendam pemukiman warga setinggi 50 cm sehingga menyebabkan terganggunya lalu lintas menuju Pekon Tapak siring.

Dalam hal ini masyarakat khawatir adanya banjir susulan karena hujan tak kunjung reda dan akan mengalami kerusakan-kerusakan yang lebih parah yang membahayakan harta benda bahkan nyawa mereka

Rizal selaku masyarakat yang ada di sekitaran sungai mengatakan banjir bermula saat hujan deras yang tak kunjung reda sampai malam kemudian terdengar suara gemuruh sungai. Ia tidak menyangka, jika sungai bisa meluap masuk kearea permukiman, pasalnya pinggiran sangatlah tinggi.

“Memang awalnya hujan yang sangat deras sampai malam tapi kami tidak menyangka kalo ada banjir soalnya gorong-gorong sangatlah tinggi nah kemudia gemuruh sungai semakin kencang. Saya lansung turun kebawah rumah, saya lihat sungai sudah di dekat tangga ya memang saat itu belum tinggi tapi lama kelamaan kok makin luas,” katanya.

Ia juga berharap kepada pemerintah untuk segera bertindak menangani permasalahan ini di khawatirkan jika hujan kembali turun banjir akan meluap kembali

“Saya berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini karena kami khawatir jika ini terulang kembali akan banyak kerugian yang timbul akibat banjir,” ujarnya. (Daryanto/Lambar)