AktualTimes.com, Pemerintahan – Kegiatan pelatihan tersebut digelar tepatnya di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), di Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Rabu (26/07/2023).
Dengan mengusung judul, ‘Pelatihan Anggota Linmas Tentang Pencegahan Dini Gangguan Ketentraman Masyarakat Serta Pelatihan Dasar Penanganan Dan Penyelamatan Kebakaran‘.
Kegiatan pelatihan dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto S.Sos.,M.Si.

Dalam kesempatan ini, Bupati Sam Sachrul Mamonto lewat sambutannya menuturkan bila ia sangat mendukung pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut.
Apa lagi, dengan tingkat pertumbuhan pembangunan diwilayah Kabupaten Boltim, yang setiap tahunnya semakin tinggi, dan menjadikan wilayah pemukiman warga semakin padat.
“Acara ini sangat baik dilaksanakan, yang mana bolaang mongondow timur saat ini kalau saya hitung jumlah jiwanya itu hampir 90 ribuan jiwa lebih. Berarti tercatat sudah ada sebayak 40 ribu rumah lebih yang ada dikabupaten bolaang mongondow timur,” tutur Bupati.
Menurut Bupati, kegiatan pelatihan seperti ini kedepannya akan memberikan dampak yang positif didalam lingkungan masyarakat dan pemukiman.

“Ini merupakan anggka yang sudah cukup tinggi, padat. Ada beberapa titik diwilayah kita, yang rumahnya dikategorikan padat dan rawan kebakaran,” katanya.
Apa lagi disejumlah wilayah yang rawan terjadi bencana kebakaran, yang mana dibutuhkan pemantauan extra oleh pihak Pemerintah, dari setingkat Desa hingga Kabupaten.
Adanya kegiatan seperti sekarang ini, menurut Bupati, akan memberikan wawasan kepada masyarakat hingga Pemerintah wilayah setempat, tentang resiko-resiko terjadi bencana serta tata cara penanggulangan.
“Tentu ini membutuhkan tenaga tenaga profesional, untuk menanggulanggi atau memitigasi resiko resiko terjadinya kebakaran,” paparnya.
Tambahnya lagi, bahwa bencana tidak ada yang tahu kapan ia datang. Namun, hal tersebut dapat dicegah jika kita memiliki pengetahuan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan pemukiman kita.

Dimana, dengan kepedulian dan wawasan inilah, yang kemudian menjauhkan kita dari kerugian atas bencana yang kemungkinan terjadi.
“Kebakaran ini adalah bencana. Bencana yang sebenarnya bisa kita atasi, karena kita tidak memiliki kemampuan atau kita tidak memiliki kepedulian,” lanjutnya.
Karena, hahwa sesungguhnya bencana kebakaran sangatlah merugikan, “akhirnya kebakaran itu merugikan dan bahkan bisa menyebar ke beberapa rumah,” pungkas Bupati.






