Aktualtimes.com-Bandar Lampung-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Advokasi Rakyat (BARAK) kembali mengkritik pemerintah kota Bandar Lampung terkait akan membangun kereta gantung dari kantor Walikota ke teluk Lampung, hal tersebut disampaikan Wildan melalui sebuah wawancara dengan Awak Media Pada Minggu (23/02/2025)
Wildan mengatakan pemerintah kota Bandar Lampung seolah tidak profesional dan terkesan membuat kebijakan tidak menyentuh pada kepentingan umum seperti halnya Banjir yang kerap terjadi terhadap kota Bandar Lampung namun malah membangun yang jelas jelas tak ada manfaat untuk seluruh masyarakat.
“Kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung terkesan buruk dan tak profesional bagaimana saya sebut seperti itu belum lama ini pemerintah kota Bandar Lampung membangun Jembatan Penyebrangan yang ada di kantor Walikota ke Masjid Al Purqon yang menelan anggaran kurang lebih 20 Miliar,trus manfaatnya untuk seluruh masyarakat bandar Lampung, apa? kemudian muncul statement bahwa walikota akan membangun kereta gantung yang pasti nilai anggaran yang tidak sedikit, sedangkan banjir yang melanda kota Bandar Lampung sampai saat ini belum teratasi yang ada malah semakin parah”.
Wildan mengatakan bahwa kota Bandar Lampung saat ini miris sekali seharusnya walikota paham dengan hal itu
“Melihat kondisi saat ini kota Bandar Lampung sangat miris sekali banjir dimana mana jika pemerintah serius mungkin tidak berlarut larut seperti ini, cobalah pemerintah kota Bandar Lampung turun lihat berapa banyak korban jiwa atas kejadian ini”
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Barisan Advokasi Rakyat juga mengatakan harapan besar pemerintah untuk segera turun mengambil tindakan tepat agar masyarakat kota Bandar Lampung tidak terus menerus di hantui oleh banjir
“Atas nama Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Advokasi Rakyat sekaligus putra daerah Lampung kami berharap besar kepada pemerintah baik itu Pemprov atau Pemkot untuk fokuskan penanganan Banjir ini agar masyarakat tidak terus-menerus dihantui oleh banjir ini”






