OGAN ILIR, Aktualtimes.com – Mempererat tali silaturahmi sekaligus mendekatkan diri dengan warga binaan, Polsek Rantau Alai Polres Ogan Ilir menggelar kegiatan Jum’at Curhat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek yang baru menjabat. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 08 Mei 2026, sekira pukul 11.30 WIB, bertempat di Masjid Muhajirin, Desa Mekarsari, Kecamatan Rantau Alai.
Acara ini dilaksanakan berbarengan dengan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah bersama Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), serta seluruh jamaah masjid setempat, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan kondusif ini dihadiri oleh Kapolsek Rantau Alai IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H, Kanit Binmas Polsek Rantau Alai, Bhabinkamtibmas dan seluruh personil Polsek Rantau Alai, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta seluruh jamaah Masjid Muhajirin Desa Mekarsari.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Rantau Alai IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H secara resmi memperkenalkan dirinya sebagai pemimpin baru di jajaran Polsek Rantau Alai. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Curhat ini merupakan wadah utama untuk mendengarkan langsung suara hati, keluhan, serta masukan dari masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah agar saya dan seluruh anggota dapat mendengarkan secara langsung segala permasalahan yang ada di masyarakat, baik yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) maupun kinerja kepolisian selama ini. Masukan dan keluhan Bapak/Ibu sekalian akan kami jadikan evaluasi dan perbaikan agar pelayanan kami ke depannya menjadi lebih baik, lebih responsif, dan dapat membantu menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapi warga,” ujar Kapolsek.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Polri adalah untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, sehingga pintu komunikasi akan selalu dibuka selebar-lebarnya.
Di akhir penyampaiannya, Kapolsek menyampaikan imbauan penting mengingat wilayah Ogan Ilir kini mulai memasuki musim kemarau dengan cuaca yang semakin kering dan panas. Ia mengingatkan seluruh masyarakat agar berhenti melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Saya himbau dan ingatkan kembali kepada seluruh warga, mengingat saat ini kita sudah memasuki musim kemarau, tolong hindari dan jangan sama sekali membuka lahan dengan cara membakar. Hal ini sangat berbahaya karena api dapat dengan mudah merambat dan merugikan warga sekitar, merusak lingkungan, hingga mengganggu kesehatan akibat asap. Selain itu, tindakan ini juga melanggar hukum dan ada ancaman pidana bagi siapa saja yang terbukti melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi santai dan ramah antara personel Polri dengan warga masyarakat, yang semakin mempererat hubungan harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat di wilayah Rantau Alai.
Perkenalkan Diri dan Serap Aspirasi, Kapolsek Rantau Alai Gelar Jumat Curhat di Masjid Muhajirin Desa Mekarsari






