OGAN ILIR, Aktualtimes.com – Sebuah tiang rambu jalan roboh dan melintang di bahu jalan tepat di depan gerbang PT Dunia Kimia Utama (DKU), Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.
Kondisi tersebut sempat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.
Informasi yang dihimpun di lokasi, robohnya tiang rambu diduga terjadi setelah sebuah truk kontainer hendak masuk ke area PT DKU. Bak truk diduga menyangkut kabel jaringan yang melintang cukup rendah di depan gapura perusahaan. Kabel tersebut kemudian tertarik hingga menyebabkan tiang rambu roboh.
Pihak keamanan PT DKU mengatakan, persoalan kabel yang melintang rendah di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Pihak perusahaan sebelumnya telah beberapa kali mengingatkan pengelola jaringan agar memperbaiki posisi kabel dan menggunakan penyangga yang layak.
“Kabel rendah melintang di depan gapura, tiang numpang di pohon. Sudah kami ingatkan untuk ditinggikan dan dikasih tiang yang layak,” ujar petugas keamanan PT DKU.
Hingga kejadian tersebut berlangsung, belum terlihat adanya perbaikan terhadap jaringan kabel yang diduga menjadi pemicu robohnya tiang rambu tersebut.
Sementara itu, material berupa tiang besi dan plat rambu yang roboh sempat melintang di bahu jalan. Kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Selain membahayakan keselamatan, robohnya rambu juga membuat tanda petunjuk jalan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi ini berpotensi membuat pengendara kebingungan, terutama bagi pengguna jalan yang belum mengetahui kondisi kawasan tersebut.
Menindaklanjuti kejadian itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasat Lantas IPTU Dede Supria Yovi, S.H., M.Si turun langsung ke lokasi untuk memastikan material rambu yang roboh segera dievakuasi sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Material sudah kami pinggirkan. Kami akan koordinasi dengan Kemenhub untuk perbaikan rambu baru,” ujar IPTU Dede.
Kasat Lantas juga mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintas di kawasan tersebut agar meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama karena rambu petunjuk jalan sementara tidak berada pada posisi semula. Utamakan keselamatan dan jangan melakukan manuver mendadak,” imbaunya.
Pihak kepolisian selanjutnya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dan penggantian rambu jalan, sehingga fasilitas keselamatan dan petunjuk bagi pengguna jalan dapat kembali berfungsi dengan baik.






