banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Seram Bagian Barat

Rumah Adat Baileo Negeri Lumoly Dibangun, Warga Diminta Jaga Nilai -nilai Persaudaraan

36
×

Rumah Adat Baileo Negeri Lumoly Dibangun, Warga Diminta Jaga Nilai -nilai Persaudaraan

Sebarkan artikel ini

AktualTimes,Com,Daerah,-Negeri Lomuly, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), membangun rumah adat sebagai salah satu identitas mereka sebagai negeri adat di Bumi Saka Mese Nusa. Kamis (10/8/2023).

Pembangunan rumah adat negeri itu, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Perwakilan Pemerintah Daerah SBB, Kepala Kesbangpol, diikuti anggota DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae, Kabag Ops Polres SBB, Dandramil 1502/Piru, Anggota DPRD SBB, Jodis Rumahsoal.

Selanjutnya, tokoh Masyarakat Seram Bagian Barat desa Piru, Hanokh Mandaku, Sekcam Seram Barat, Ricky Mandaku, Penjabat Negeri Lumoly, Dominggus Sasake dan terakhir Ketua Majelis Jemaat GPM Lumoly.

Yang menarik dalam proses peletakan batu pembangunan rumah adat Baileo oleh Pj negeri Lumoly, dimana dirinya tidak secara langsung melakukan sendiri, Ia dengan terang – terangan dihadapan masyarakat Lumoly mengundang raja negeri Luhu beserta stafnya untuk bersama – sama meletakan batu pembangunan rumah adat Baileo negeri Lumoly.

Hal itu dilakukan Pj negeri Lumoly, dikarenakan Luhu adalah gandong-nya desa Lumoly. Dengan itulah raja negeri Luhu dan para stafnya dilibatkan dalam proses peletakan batu pembangunan rumah adat Baileo negeri Lumoly.

Usai peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Baileo negeri Lumoly. Pj negeri Lumoly, Dominggus Sasake mengatakan dengan proses peletakan batu pertama yang sudah sama – sama kita saksikan itu menunjukkan dan membuktikan bahwa masyarakat Lumoly sangat menjunjung tinggi arti dan nilai-nilai persaudaraan yang telah terjalin serta turut menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Saka Mese Nusa.

Masyarakat Hena Lumoly Pasaleui membuktikan kepada pemerintah daerah, membuktikan kepada pihak keamanan bahwa masyarakat menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

“Katong (kita) menjaga keamanan dan ketertiban sehingga apa yang diberitakan tidak benar,”ucap Pj Lumoly itu.

Diakhir sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, teman-teman kepala desa yang juga hadir ini membuktikan bahwa katong (kita) samua ini saudara.

Seng (tidak) ada sesuatu yang terjadi, dan kalau itu terjadi, hanya lewat udara. Kenyataannya katong (kita) tetap lain sayang lain, tetap menjunjung nilai-nilai orang basudara,” pungkasnya Sasake.(Rad)