Tapanuli Selatan, AktualTimes.com –
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sumatera Utara di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) persisnya di Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, yang saat ini sudah mulai beroperasi, ditegaskan bukan berarti pemerintah mengenyampingkan keberadaan sekolah umum.
Buktinya, tahun ini, sebanyak 65 sekolah umum di Tapsel yang terdiri dari jenjang PAUD, SD, dan SMP tetap mendapatkan program revitalisasi melalui anggaran APBN dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dengan nilai anggaran sekitar Rp48 miliar, ditambah dukungan dari APBD.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sumut di Tapsel di fasilitas baru sekolah tersebut, pada Senin (10/8/2026) pagi.
Gus Irawan mengatakan, masih adanya anggapan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat akan mengurangi perhatian pemerintah terhadap sekolah umum, merupakan pandangan yang keliru.
“Jadi jangan sampai ada anggapan bahwa dengan adanya Sekolah Rakyat, sekolah umum tidak diperhatikan. Faktanya, sekolah umum kita di Tapsel tetap direvitalisasi,” kata Gus Irawan.
Menurutnya, Sekolah Rakyat justru merupakan program khusus yang dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, khususnya yang masuk kategori Desil 1 dan 2, termasuk anak-anak yang sebelumnya putus sekolah.
Saat diminta menyediakan lahan seluas 6 hektar untuk pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Tapsel bahkan menunjukkan komitmennya dengan menyiapkan lahan seluas 10 hektar.
“Sebagai bentuk keseriusan kita dalam mendukung program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami siapkan lahan 10 hektar untuk Sekolah Rakyat ini,” ujar Gus Irawan.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang memiliki tujuan besar untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. (*/Andi Hsb)
SRT Hadir di Sipirok, Bupati Tapsel Gus Irawan: Tanpa Mengenyampingkan Sekolah Umum







