banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Kotamobagu

Wali Kota Kotamobagu Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Pelastik pada World Cleanup Day 2025

29
×

Wali Kota Kotamobagu Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Pelastik pada World Cleanup Day 2025

Sebarkan artikel ini

AktualTimes.com – Wali Kota Kotamobagu, Dr. Weny Gaib, melakukan aksi bersih dan pilah sampah di Taman Kota, dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) tahun 2025, Sabtu (4/10).

Aksi bersih dan pilah sampah tersebut, juga melibatkan ratusan relawan yang terdiri dari, ASN, Mahasiswa, Komonitas Pecinta Alam hingga Siswa SMA dan SMK se-Kotamobagu.

Para relawan itu, tersebar di 5 titik berbeda yang telah ditentukan oleh panitia WCD Kotamobagu sebagai tempat untuk melakukan aksi bersih – bersih dan pilah sampah.

Dalam kesempatannya, Weny Gaib, memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan kepada seluruh relawan yang terlibat dalam kegiatan WCD ini.

Menurut Weny, kegiatan WCD ini adalah bentuk kesadaran dan upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kotamobagu, sehingga perlu diapresiasi setinggi – tingginya.

“Saat ini, perubahan iklim adalah tantangan terbesar di dunia. Dampaknya sudah kita rasakan secara nyata, mulai dari peningkatan suhu bumi, banyaknya bencana alam yang terjadi hingga perubahan pola cuaca yang tidak menentu,” katanya.

Bahkan yang lebih parah lagi, kata Weny, perubahan iklim yang terjadi saat ini, juga memberikan ancaman nyata terhadap ketahanan pangan dan sumber daya air bersih secara global.

“Itu kemungkinan terburuk yang akan terjadi jika kita tidak menjaga kelestarian bumi kita. Oleh karenanya, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran, sekaligus menjadi langkah nyata untuk menolak perubahan iklim secara ekstrim,” ujarnya.

Melalui kesempatan itu, Weny juga mengajak seluruh masyarakat Kotamobagu untuk mengurangi sampah pelastik, emisi karbon, serta tidak membuang sampah rumah tangga ke aliran sungai.

“Tugas menjaga kelestarian bumi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi menjadi tanggung kita semua. Oleh karenannya, marilah kita  mulai dengan memilah dan mengolah sampah dengan sebaik mungkin, dan juga bersama – sama menjaga kelestarian hutan dan sungai demi lingkungan dan bumi yang sehat,” tutupnya.

Gerakan WCD ini telah diikuti lebih dari 13 Juta relawan dari 195 negara.