MUARA ENIM, Aktualtimes.com – Menanggapi adanya pantauan titik panas, Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H. langsung memimpin tim gabungan melakukan pengecekan lapangan (Ground Check) sekaligus pemadaman titik Hotspot Karhutla di Desa Sukarami, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (5/9/2026) sekira pukul 17.00 WIB hingga selesai.
Tim gabungan terdiri dari personel Polsek Rambang, Tim Damkar Kecamatan Rambang, Tim Damkar Pertamina, Tim Damkar PT MHP, Kepala Desa Sukarami, serta anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sukarami. Lokasi titik hotspot berada di koordinat -3,5447480 S, 104,2158250 E, berupa semak belukar lahan milik Desa Sukarami dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari Mako Polsek Rambang.
Sesampainya di lokasi, tim mendapati api masih menyala dan segera melakukan pemadaman bersama. Luas lahan yang terbakar diperkirakan ± 3 hektare. Selain pemadaman, tim juga melakukan pemantauan ulang (pulbaket), pemetaan, pendataan, dokumentasi, serta penyusunan laporan resmi. Di lokasi juga dilakukan pendekatan dan himbauan kepada tokoh masyarakat dan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H. mengatakan bahwa, kecepatan penanganan titik panas sangat menentukan luas kerusakan lahan. Keterlambatan penanganan dapat memperluas kebakaran dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. Sinergi antara Polri, Damkar, pemerintah desa, dan MPA menjadi kunci utama dalam mengendalikan Karhutla sejak dini.
“Kami mengimbau seluruh warga Desa Sukarami dan wilayah Rambang untuk sama sekali tidak membakar lahan, baik untuk membuka lahan baru maupun membersihkan sisa tanaman. Kebiasaan ini sangat berisiko meluas ke kawasan hutan dan permukiman, serta melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Segera laporkan apabila melihat asap atau titik api kepada pihak berwenang,” ucap IPTU Zulkarnain.
Lebih lanjut, Kapolsek juga menegaskan bahwa patroli dan pengecekan titik panas akan terus ditingkatkan, terutama di musim kemarau yang masih berlangsung. Setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti agar api dapat dipadamkan sebelum meluas.
Kapolsek berharap, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari bahaya kebakaran semakin meningkat. Pencegahan dan tidak membakar lahan adalah kontribusi terbesar yang dapat dilakukan warga untuk menjaga wilayah tetap aman, bersih, dan bebas kabut asap.
Polsek Rambang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, meningkatkan patroli rutin, serta merespons cepat setiap indikasi titik panas demi mencegah terjadinya Karhutla yang merugikan masyarakat dan lingkungan. Kegiatan berakhir setelah api berhasil dipadamkan, situasi aman dan kondusif.







