Aktualtimes.com — Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahman Salehe, menyoroti isu mengenai rekomendasi yang mengatasnamakan tim sukses dalam proses Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak di Kabupaten Boltim.
Hal tersebut disampaikan Rahman dalam Rapat Paripurna DPRD Boltim dalam rangka penetapan Pedoman Pemilihan Sangadi yang berlangsung di ruang sidang DPRD Boltim, Senin (21/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rahman meminta Pemerintah Kabupaten Boltim mengawal pelaksanaan Pilsang secara ketat agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan serta tidak menimbulkan polemik maupun persoalan baru di tengah masyarakat.
Menurut Rahman, pengalaman pelaksanaan Pilsang pada periode sebelumnya menunjukkan adanya sejumlah isu yang berkembang di ruang publik. Salah satunya terkait adanya anggapan bahwa kelolosan bakal calon sangadi atau proses administrasi dikaitkan dengan rekomendasi dari tim sukses bupati maupun wakil bupati.
“Alhamdulillah, Ranperda tentang Pedoman Pemilihan Sangadi menjadi peraturan daerah telah ditetapkan. Kami selaku masyarakat Boltim yang pernah mengalami pengalaman periode sebelumnya waktu pemilihan sangadi, sekadar ingin memberikan masukan kepada pimpinan. Pengalaman kemarin itu, waktu pemilihan sangadi, ada isu-isu yang berkembang, ada tim sukses yang akan direkomendasikan untuk siapa yang akan lolos,” ungkap Rahman.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Rahman meminta Bupati Boltim Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo V. Sumaiku agar hal-hal serupa dapat diminimalisir dalam pelaksanaan Pilsang tahun ini. Ia juga berharap apabila ditemukan adanya praktik semacam itu, dapat ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Rahman menegaskan, proses seleksi bakal calon sangadi harus dilakukan sebagaimana mestinya sehingga mereka yang dinyatakan memenuhi syarat benar-benar merupakan figur yang berkompeten dan layak mengikuti kontestasi.
“Insyaallah di periode Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku itu akan dikawal. Insyaallah siapa yang berkenan menjadi calon sangadi nanti adalah orang-orang yang benar-benar berkompeten, yang memang layak untuk bertarung sebagai calon sangadi,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan harapan masyarakat agar tidak ada lagi kepentingan tim sukses yang dikaitkan dengan proses penentuan calon sangadi.
“Mewakili masyarakat, meminta kepada pimpinan, Bapak Bupati dan Wakil Bupati, agar tidak ada lagi kepentingan tim sukses seperti ini,” tegas Rahman.
Lebih lanjut, Rahman berharap pelaksanaan Pilsang di bawah kepemimpinan Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku dapat berlangsung secara terbuka dan terhindar dari isu-isu yang berpotensi menimbulkan polemik.
“Rekomendasi itu kalau mereka bergabung dan bertarung silakan. Sudah menjadi pengalaman di periode kemarin juga ada isu-isu setelah pemilihan sangadi bahwa torang nyanda lolos karena faktor inilah, torang nyanda lolos karena faktor seperti ini. Insyaallah di zamannya Pak Oskar Manoppo dan Pak Argo itu nyanda ada. Insyaallah di zamannya Pak Oskar dan Argo itu nyanda ada isu-isu itu, cuma tim sukses pe orang yang boleh berdalih,” pungkasnya.






