Boltim

PWI Boltim Gelar Pelatihan Jurnalistik, Puluhan Siswa Dibekali Cara Saring Informasi Media Sosial

28
×

PWI Boltim Gelar Pelatihan Jurnalistik, Puluhan Siswa Dibekali Cara Saring Informasi Media Sosial

Sebarkan artikel ini

Aktualtimes.com – Puluhan siswa SMK Negeri tobongon mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar melalui kerja sama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan PT Arafura Surya Alam (ASA), Jumat (25/9/2026).

Kegiatan itu menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenal dasar-dasar jurnalistik sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mengolah dan menyampaikan informasi.

Pelatihan ini menghadirkan Ketua PWI Boltim, Erwin Winerungan sebagai pemateri. Para peserta mendapatkan sejumlah materi, mulai dari pengenalan dasar-dasar jurnalistik, teknik menggali informasi, menentukan nilai berita, hingga menyusun berita berdasarkan prinsip 5W+1H.

Selain teknik penulisan berita, peserta juga dibekali pemahaman mengenai kode etik jurnalistik dan pentingnya melakukan verifikasi terhadap informasi sebelum dipublikasikan.

Dalam kesempatannya, Erwin mengatakan, pemahaman jurnalistik penting dikenalkan kepada siswa, terutama di tengah perkembangan informasi yang begitu cepat melalui media sosial.

Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial tidak seluruhnya dapat langsung dianggap sebagai fakta. Sebagian informasi masih perlu diperiksa kebenarannya melalui proses verifikasi dan konfirmasi kepada sumber yang relevan.

“Sekarang informasi berkembang sangat cepat di media sosial. Karena itu, kita harus kritis terhadap setiap informasi yang kita terima. Jangan langsung percaya atau menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Perlu dilakukan verifikasi dan konfirmasi terlebih dahulu,” kata Erwin.

Ia menjelaskan, kemampuan membedakan antara fakta, opini, dan informasi yang belum terverifikasi merupakan bagian penting dalam memahami jurnalistik.

“Jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang ternyata tidak benar. Seorang jurnalis harus bekerja berdasarkan fakta dan melakukan verifikasi sebelum informasi disampaikan kepada publik,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias mengikuti materi dan berdiskusi dengan pemateri. Peserta juga diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan serta mengikuti praktik jurnalistik.

Melalui kegiatan yang digelar atas kerja sama PWI dan PT ASA tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu memahami dasar-dasar penulisan berita, tetapi juga memiliki sikap kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial.