banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
LampungPemerintahanPolitikPringsewuTopik Terkini

Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu, Hubungkan Dua Kecamatan Strategis

231
×

Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu, Hubungkan Dua Kecamatan Strategis

Sebarkan artikel ini
Pangdam XXI/Raden Inten resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu sebagai bagian program 200 Jembatan Garuda TNI AD. Infrastruktur penghubung dua kecamatan ini dukung akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, dan pergerakan ekonomi masyarakat.

AktualTimes.com, Pringsewu – Sebuah jembatan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan urat nadi ekonomi dan sosial yang menghidupkan peradaban. Jembatan Gantung Garuda Tahap II yang menghubungkan Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo dengan Pekon Sukoharjo 4, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, resmi diresmikan Senin (9/3/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari program nasional 200 Jembatan Garuda yang diluncurkan Kepala Staf Angkatan Darat secara terpusat dan daring di seluruh Indonesia.

Kemanunggalan TNI-Rakyat di Atas Sungai

Upacara peresmian dihadiri Pangdam XXI/Raden Inten Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Hariantana, perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pringsewu. Turut hadir Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, Kajari Pringsewu Anggiat A.P. Pardede, Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu Hj. Rahayu Sri Astutik, serta para kepala perangkat daerah dan tokoh masyarakat.

Kehadiran pejabat tinggi negara ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam membangun infrastruktur dasar yang menyentuh akar kehidupan masyarakat. Program 200 Jembatan Garuda bukan sekadar angka target, melainkan manifesto kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mengatasi kesenjangan infrastruktur.

Dari Gotong Royong ke Realisasi Fisik

Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada TNI Angkatan Darat. Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu, kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat beserta jajaran. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap II ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat, ujarnya.

Pangdam XXI/Raden Inten resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu sebagai bagian program 200 Jembatan Garuda TNI AD. Infrastruktur penghubung dua kecamatan ini dukung akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, dan pergerakan ekonomi masyarakat.

Keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari kerja keras dan semangat gotong royong antara jajaran Kodim 0424/Tanggamus-Pringsewu dengan masyarakat Pekon Yogyakarta dan Pekon Sukoharjo 4. Kolaborasi ini menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang telah menjadi tradisi luhur bangsa Indonesia sejak zaman kemerdekaan.

Multi-Impact Infrastruktur: Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial

Bupati Riyanto menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini memiliki peran strategis yang multi-dimensi. Selain mempermudah mobilitas penyeberangan antarwilayah, jembatan ini juga mendukung akses pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya terhambat oleh jarak dan kondisi geografis. Lebih dari itu, infrastruktur ini memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan masyarakat.

Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi urat nadi baru yang akan mempercepat pergerakan ekonomi dan mempererat hubungan sosial masyarakat di kedua wilayah, jelasnya dengan nada optimis.

Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Bersama

Dengan diresmikannya jembatan ini, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur tersebut. Pemerintah membangun, masyarakat merawat, dan generasi mendatang menikmati itu adalah siklus keberlanjutan yang diharapkan.

Diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pringsewu semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju visi Pringsewu MAKMUR (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius). (Spr)