banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
PringsewuTopik Terkini

Umi Laila Pimpin Apel Pelepasan Kontingen Kwarcab Pringsewu Menuju Jambore Nasional XII 2026

121
×

Umi Laila Pimpin Apel Pelepasan Kontingen Kwarcab Pringsewu Menuju Jambore Nasional XII 2026

Sebarkan artikel ini
Apel Pelepasan Kontingen Kwarcab Pringsewu

Pringsewu, Lampung – Semangat kepramukaan kembali membara di Kabupaten Pringsewu. Wakil Bupati (Wabup) sekaligus Kepala Kwarcab setempat, Umi Laila, memimpin langsung apel pelepasan kontingen yang akan mewakili daerahnya dalam ajang bergengsi Jambore Nasional XII 2026.

Acara berlangsung di halaman Kantor Bupati Pringsewu pada Selasa, 11 Agustus 2026, dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat dan aparat pemerintahan.

Komposisi Kontingen Pringsewu yang Berangkat ke Cibubur

Kontingen Pringsewu yang berangkat ke Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, terdiri dari 50 personel.

Komposisinya mencakup 32 anggota Pramuka Penggalang, dua orang pimpinan rombongan, empat pembina pendamping, dua tenaga medis, satu penanggung jawab kegiatan, serta sembilan personel tim aju.

Keberangkatan kontingen ini menjadi bukti komitmen Kwarcab Pringsewu dalam mengembangkan generasi muda yang berkarakter melalui kegiatan kepramukaan tingkat nasional.

Pesan Moral dari Ka Kwarcab untuk Para Duta Daerah

Dalam amanatnya, Umi Laila menegaskan bahwa momen pelepasan ini bukan sekadar formalitas administratif. Ia memandang acara tersebut sebagai titik balik penting untuk menitipkan kepercayaan, doa bersama, dan tanggung jawab moral kepada setiap anggota kontingen.

Mereka bukan hanya pergi sebagai individu, melainkan sebagai duta sejati yang membawa nama harum Pringsewu di kancah nasional.

“Saya ingin kalian membawa pulang bukan hanya medali atau piagam penghargaan, tetapi juga kehormatan dan integritas sebagai Pramuka sejati,” ujar Umi Laila di hadapan peserta apel. “Keberhasilan tidak selalu terukur dari piala yang digenggam, melainkan dari sikap, perilaku, dan jejak positif yang kalian tinggalkan selama berkegiatan di Jambore Nasional XII 2026.”

Pesan moral tersebut disampaikan di depan hadirin yang terdiri dari jajaran pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwarcab, serta perwakilan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) se-Kabupaten Pringsewu.

Suasana apel terasa khidmat sekaligus penuh haru, mengingat banyak anggota kontingen yang baru pertama kali mengikuti kegiatan berskala nasional.

Lima Pilar yang Harus Dipegang Teguh Kontingen

Umi Laila kemudian menyoroti lima pilar utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh kontingen:

  • Pertama, menjaga nama baik daerah dengan menunjukkan karakter Pramuka yang berdisiplin, santun, mandiri, dan bertanggung jawab.
  • Kedua, mematuhi seluruh arahan dari pimpinan kontingen serta pembina pendamping tanpa terkecuali.
  • Ketiga, menjaga kesehatan dan keselamatan diri selama kegiatan berlangsung.
  • Keempat, memanfaatkan setiap momen di jambore sebagai ruang pembelajaran dan pembentukan persahabatan.
  • Kelima, menjadikan setiap tantangan sebagai pelajaran berharga dan setiap kegiatan sebagai pengalaman tak ternilai.

“Gerakan Pramuka mengajarkan kita untuk senantiasa berbuat baik, berkarya nyata, membantu sesama, dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, bangsa, serta negara. Tunjukkan melalui tindakan konkret bahwa Pramuka asal Pringsewu adalah generasi yang cerdas, tangguh, terampil, berkarakter kuat, dan berakhlak mulia,” tambahnya dengan nada penuh keyakinan.

Apresiasi kepada Orang Tua dan Tim Pendamping

Tidak hanya memberikan wejangan, Ka Kwarcab Pringsewu itu juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada orang tua serta keluarga para anggota kontingen.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan keluarga kepada Gerakan Pramuka merupakan modal sosial yang tak ternilai harganya.

Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pendamping, mulai dari pimpinan kontingen, pembina, tenaga kesehatan, penanggung jawab, hingga tim aju yang telah mengabdikan waktu dan tenaga untuk memastikan kelancaran keberangkatan.

“Kepada seluruh pendamping, saya mohon agar terus membimbing anak-anak kita dengan penuh perhatian, kelembutan, namun tetap tegas. Jaga kesehatan mereka, pastikan keamanan, tegakkan kedisiplinan, dan pertahankan kekompakan tim. Karena kekuatan sebuah kontingen terletak pada solidaritas antar anggotanya,” pesan Umi Laila.

Doa Bersama untuk Keselamatan dan Kelancaran

Di penghujung sambutannya, Umi Laila mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan keselamatan dan kelancaran kontingen Pringsewu.

Ia berharap para duta muda tersebut senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, kekuatan fisik dan mental, serta kemudahan dalam setiap urusan sejak berangkat, selama mengikuti rangkaian kegiatan di Jambore Nasional XII 2026, hingga tiba kembali di tanah kelahiran dengan selamat.

“Jangan lupa untuk selalu bahagia dan menikmati setiap proses. Tunjukkan kepada seluruh Pramuka Indonesia bahwa Pramuka Pringsewu siap, kompak, dan berprestasi. Pulanglah membawa pengalaman, sahabat baru, dan kebanggaan bagi keluarga besar kita di sini,” pungkasnya dengan penuh semangat.

Harapan Besar di Ajang Nasional

Keberangkatan kontingen Kwarcab Pringsewu ke Jambore Nasional XII 2026 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan kerja sama antar daerah sekaligus memperkenalkan potensi dan budaya lokal Pringsewu di tingkat nasional.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat, para Pramuka Penggalang ini diprediksi mampu menorehkan prestasi gemilang dan membawa pulang pengalaman tak terlupakan. (Spr)