banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Bandar LampungDaerahDKI JakartaEkonomi & BisnisHeadlineLampungOku SelatanOpiniSumatera SelatanTopik Terkini

Pejalan Kaki Merasa Terganggu Dengan Adanya PKL Di Terotoar

436
×

Pejalan Kaki Merasa Terganggu Dengan Adanya PKL Di Terotoar

Sebarkan artikel ini

Muradua Aktualtimes – Marak pedagang liar berjualan menggunakan fasilitas umum, seperti trotoar atau di Depan Bank BRI di Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan (OKUS).

Pantauan Aktualtimes, pedagang liar yang berjualan menggunakan fasilitas umum, di antaranya pelaku UMKM seputar Bumi Agung Tepat nya di Sepanjang Jalan Dari Depan Pom Bensin Sampai dengan Depan Terminal Muaradua.

Salah seorang warga Lampung , Rusmawati mengatakan, keberadaan pelaku usaha ini dinilai memperburuk tata ruang daerah Kota Ogan Komering Ulu Selatan.

Seharusnya para pelaku UMKM ini disediakan tempat khusus untuk berjualan dalam memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

“Kalau para pelaku UMKM ini berjualan di sembarang tempat, maka dinilai kumuh dan mengganggu masyarakat lainnya, terlebih pejalan kaki, yang menggunakan tepi jalan atau trotoar,” kata Rusmawati kepada Media Aktualtimes, Kamis (16/7/2026).

Ia mengaku keberatan hak pejalan kaki diambil dan dimanfaatkan oleh sekelompok atau pribadi.

Pasalnya, fasilitas umum itu digunakan oleh masyarakat luas.

“Pejalan kaki merasa terancam jika trotoar yang seharus menjadi tempat yang aman, tapi digunakan oleh oknum pedagang,” tuturnya.

Dia berharap pemerintah daerah bisa menertibkan para pelaku usaha yang berjualan menggunakan fasilitas umum.

Hal ini harus dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terlebih bagi pejalan kaki.

“Ini juga telah melanggar perda, sehingga harus ada tindakan,” ucapnya.

Penulis Mel