Lombok TengahNusa Tenggara BaratPeristiwaTopik Terkini

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Pengembur Sukses Gelar Tabligh Akbar

31
×

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Pengembur Sukses Gelar Tabligh Akbar

Sebarkan artikel ini

AktualTimes.com, Peristiwa – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Pengembur sukses menggelar Tabligh Akbar yang menghadirkan Prof. KH. Manharul Hidayat.

Rais Syuriah PBNU 2015-2020 sukses menghipnotis ratusan jamaah yang hadir sejak pukul 13:00 WITA di halaman Yayasan Pondok Pesantren Al-Ma’arif NU Atqia Sinah.

Tabligh akbar yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW oleh PRNU Desa Pengembur yang bekerjasama dengan Pengurus Yayasan Ponpes dan Pemerintah Disa Pengembur berjalan sesuai rencana.

Muhamad Saleh yang mewakili sohibul ma’ad menyampaikan terimakasih banyak atas kehadiran KH. Mnharul Hidayat di Ponpes yang dahulu didirikan atas izin Almaghfurlah TGH. Muhammad Faisal Praya dan TGH. Ahmad Taqiuddin.

“Kami sangat bangga dan merasa syukur dapat dikunjungi oleh Ulama Nasional seperti KH. Mnharul Hidayat di tempat yang sederhana ini, dengan berada di pelosok tapi kami warga NU tidak akan kalah semangat dengan Pengurus NU ditingkatan lainnya dan yayasan ini telah mencetuskan banyak pemimpin-pemimpin Banom, Lembaga dan Lajnah di NU mulai dari Ranting sampai di tingkatan Pengurus Wilayah.” Tegas dalam sambutannya.

Sambung,”Kami juga berterimakasih kepada Kepada Desa Pengembur Muhamd Sultan yang telah mensupport acara kami ini sebagai pengayom masyarakat di Desa Pengembur,” Tutupnya.

Tausiah yang disampaikan oleh KH. Manharul Hidayat selama 120 Menit membuat jamaah yang hadir terpukau, bagaimana tidak sosok ulama andalan Presiden ke empat KH. Abdurrahman Wahid selalu menjadi magnet perhatian dari dahulu.

Kyai yang sangat tegas dan berani menolak kehadiran Islam garis keras di Nusantara.

Dalam ceramah yang disampaikan KH. Manharul Hidayat banyak sekali tentang sejarah lahirnya baginda  Nabi Besar Muhammad SAW sampai dengan perjuangan membumikan Islam di dunia.

Disisi lain beliau juga mengingatkan kepada pengurus NU khususnya PRNU Desa Pengembur agar selalu menokohkan barisan dan mengamalkan ajaran Aswaja Annahdliyah ditengah masyarakat.

“Kekuatan NU yang utama bukan pada Pengurus Besar di Jakarta tapi kekuatan sesungguhnya dibangun dari akar rumput yakni menjaga amalan-amalan Aswaja di tengah-tengah masyarakat.” Tandasnya

Beliau juga memberikan apresiasinya kepada PRNU Desa Pengembur yang telah mampu mendatangkan Ulama Nasional sehingga beliau memberikan gelar Pengrus Ranting terbaik di Nusa Tenggara Barat.

Diakhir ceramahnya KH. Manharul Hidayat mengingatkan kepada semua jamaah wabil khusus ibu-ibu, jika ingin masuk syurga maka hendaklah senantiasa berbuat baik kepada suami dan orangtuanya yang kedua selalu memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya baik melalui pendidikan non formal di lingkungan keluarga maupun formal melalui pondok pesantren NU dimana saja. (Syawaluddin)