banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Otomotif

Polytron G3: SUV Listrik Lokal dengan Konsep Battery Service Inovatif

648
×

Polytron G3: SUV Listrik Lokal dengan Konsep Battery Service Inovatif

Sebarkan artikel ini
Polytron G3, Battery Service, SUV Listrik, Hemat BBM, Solusi Krisis BBM

AktualTimes.com, Otomotif – Polytron melanjutkan ekspansi ke segmen mobil dengan meluncurkan G3, SUV listrik medium yang mengusung konsep Battery Service. Dengan harga Rp 329.000.000 untuk unit tanpa baterai atau Rp 461.500.000 dengan baterai, G3 menawarkan alternatif SUV yang bebas dari ketergantungan BBM.

Konsep Battery Service memungkinkan konsumen memilih: membeli mobil dengan baterai (ownership penuh) atau tanpa baterai dengan sistem sewa/barter. Model ini memberikan fleksibilitas finansial dan menghilangkan kekhawatiran degradasi baterai jangka panjang.

Spesifikasi teknis G3 mengesankan untuk mobil lokal. Baterai 51,9 kWh LFP mampu menempuh 402 km dalam sekali pengisian—jarak terjauh di kelas harga Rp 300-500 juta. Motor listrik menghasilkan tenaga 150 kW (204 PS) dengan torsi 310 Nm, akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,8 detik.

Dimensi SUV medium (4.600 mm panjang) menyediakan ruang kabin luas untuk 5 penumpang dengan kenyamanan premium. Fitur meliputi panoramic sunroof, sistem audio premium, ventilated seats, dan ADAS level 2 termasuk adaptive cruise control dan lane keeping assist.

DC fast charging menjadi keunggulan utama: 20% ke 70% hanya 30 menit menggunakan charger 80kW. Di rumah, wallbox 11kW mengisi penuh dalam 5 jam.

Biaya operasional G3 jauh di bawah SUV BBM sekelas. Pengisian penuh Rp 75.000 untuk jarak 400 km, dibandingkan Rp 350.000-400.000 untuk bensin. Maintenance tahunan juga minim karena tidak ada oli mesin, filter, atau tune-up konvensional.

Polytron membangun fasilitas produksi di Cikarang dengan target local content 40% dan ekspor ke ASEAN mulai 2027. Dukungan purna jual mencakup 50 service center dan garansi 5 tahun untuk unit serta 8 tahun untuk baterai.

G3 membuktikan bahwa industri otomotif Indonesia mampu menghasilkan kendaraan listrik berkualitas dunia yang relevan dengan kebutuhan pasar lokal dan kontribusi nyata mengurangi impor minyak.***