KUANTAN SINGINGI – Sebuah titik lampu lalu lintas di salah satu persimpangan yang ada di Kota Pekanbaru terpantau alami kerusakan dan tidak berfungsi lagi. Sehingga hal tersebut menyebabkan amburadulnya lalu lintas yang ada di persimpangan jalan Imam Munandar yang berhubungan dengan jalan Samarinda kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru.
Diki Syahputra salah seorang aktivis muda yang menimbah ilmu di Universitas Riau (UNRI), berharap kepada pemerintah kota Pekanbaru agar bisa lebih memperhatikan titik lampu lalu lintas yang mengalami kerusakan yang mengakibatkan amburadulnya lalu lintas disaat jam sibuk.
Diki menyebutkan bahwa beberapa hari belakangan dirinya yang hendak pergi kuliah ke kampusnya selalu melihat pemandangan lalu lintas yang semberawut dikarenakan matinya lampu lalu lintas yang ada di jalan imam Munandar itu.
“Beberapa hari ini setiap saya pergi kuliah dan melintasi persimpangan tersebut, saya selalu melihat pemandangan lalu lintas yang semberawut” ucap Diki kepada aktualtimes.com, Senin 30/10/2023.
Diki khawatir, dengan amburadulnya lalu lintas yang terjadi di persimpangan jalan tersebut, bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi para pengendara.
Diki juga tidak melihat aparat kepolisian dari satuan lalu lintas (satlantas) Poltabes Pekanbaru tak satupun yang terjun ke lokasi persimpangan tersebut untuk merekayasa lalu lintas, yang bertujuan agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan warga saat berlalu lintas.
“Saya sebagai warga dan pengguna jalan, sangat berharap agar SATLANTAS Polresta Pekanbaru dan DISHUB Pekanbaru lebih perhatikan lampu lalulintas yang ada di kota Pekanbaru” pinta aktivitas asal Kuansing tersebut.
Diki juga menyebutkan bahwa di titik persimpangan tersebut, semenjak rusaknya lampu lalin sering mati dan tidak berfungsi, sehingga sering mengakibatkan terjadinya kemacetan lalu lintas.

“Lampu lalulintas yang terkadang mati dan tidak berfungsi itu membuat macet, lantaran sejumlah pengendara kendaraan sering saling serobot” jelas aktivitas muda tersebut kepada aktualtimes.
Aktivis dari Universitas Riau tersebut sangat berharap ada respon cepat dari SATLANTAS Polresta Pekanbaru ketika adanya lampu lalulintas di wilayah Pekanbaru yang rusak dan tidak berfungsi, agar tidak terjadi kemacetan dan Lakalantas di wilayah kota Pekanbaru.(adra)







