Boltim, AktualTimes.com – KPU Boltim sewaktu ditanya soal proses pencairan tagihan publikasi tentang program kegiatan menyebutkan kalau hal tersebut bukan urusan mereka.
Pewarta di Kabupaten Boltim sewaktu melakukan peliputan pada kegiatan Debat Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati di Tateli, Manado, tidak diberikan uang stransportasi sepeser pun oleh pihak KPU.
Adapun, Kadiv Ikal Salehe, beberapa waktu lalu menggelar rapat internal dengan awak media guna mensiasati keterbatasan anggaran dalam penyelenggaraan publikasi oleh media di Kabupaten Boltim.
Dalam hal ini, Ikal menyampaikan kalau awak media harus dan wajib membayar seluruh biaya transportasi dan biaya lainnya dengan uang pribadi. Dirinya menyebutkan, kalau seluruh jumlah pengeluaran pewarta akan diganti oleh KPU, dengan pemberian Advertorial.
Namun, ketika ditanyai soal tagihan yang dijanjikan oleh pihak KPU tersebut kepada pihak media, mereka menyebutkan kalau hal tersebut bukan urusan mereka.
Hal tersebut disampaikan oleh Bendahara KPU, yang dinilai Pandang Enteng terhadap media, dirinya diduga dengan sengaja memperlambat pencairan penagihan KPU, serta menegaskan kalau hal tersebut bukan urusannya.
Tindakan Bendahara ini dinilai tidak profesional, serta nampak alergi terhadap insan Pers. Sewaktu akan dikonfirmasi oleh awak media ini, Bendahara KPU tegas menolak panggilan telepon awak media.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penyelasan dari Bendahara KPU terkait tindakan tidak profesional tersebut.







