LabuhanbatuPemerintahanPolitikTopik Terkini

Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri Dukung Zikir Akbar TNAJ dan Halal Bihalal

578
×

Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri Dukung Zikir Akbar TNAJ dan Halal Bihalal

Sebarkan artikel ini
Zikir Akbar TNAJ Labuhanbatu 2026

AktualTimes.com, Labuhanbatu – Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST membuka kediamannya untuk menerima kunjungan pengurus Majelis Mursyidin Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah. Pertemuan berlangsung di Jalan W.R. Supratman, Rantau Utara pada Jumat, 10 April 2026, menandai komitmen pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan yang positif.

Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus koordinasi persiapan acara besar. Pengurus TNAJ memaparkan progres persiapan Zikir Akbar dan Halal Bihalal yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 14 April 2026. Lokasi yang dipilih adalah Masjid Raya Al-Ikhlas Ujung Bandar, Rantauprapat, sebagai pusat kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.

Wakil Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras panitia penyelenggara. Persiapan yang matang diakui H. Jamri sebagai indikator keseriusan pengurus dalam menyelenggarakan kegiatan bermakna. Dukungan pemerintah daerah ditegaskan sebagai bentuk kepedulian terhadap aktivitas spiritual masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut baik pelaksanaan Zikir Akbar ini. Diharapkan dapat menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat persatuan umat,” ungkap H. Jamri ST dengan hangat.

Panitia menyampaikan detail rencana kegiatan yang mengesankan. Zikir Akbar tersebut dijadwalkan dihadiri oleh tokoh-tokoh sentral organisasi. Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah, Buya DR Syekh Muhammad Nur Ali Alkholidi S.Ag. M.Hum., akan hadir memberikan tausiyah dan pimpinan zikir.

Kehadiran Majelis Fatwa TNAJ dan pengurus pusat Majelis Mursyidin TNAJ menambah bobot spiritual acara. Para pengurus Majelis Mursyidin dari berbagai daerah juga berkonvergensi di Labuhanbatu, menjadikan kegiatan ini pertemuan skala nasional organisasi tarekat.

SM. Ishaq selaku koordinator pelaksana menyampaikan apresiasi mendalam kepada Wakil Bupati. Kedekatan H. Jamri dengan kalangan jamaah diakui menjadi faktor pendukung kelancaran persiapan. Harapan besar disampaikan agar Zikir Akbar menjadi sarana penyebaran ilmu dan keberkahan bagi masyarakat luas.

“Kami berharap Zikir Akbar ini dapat menjadi sarana menebar ilmu dan keberkahan bagi masyarakat luas,” ujar SM. Ishaq dengan penuh harap.

Pertemuan dihadiri jajaran pengurus inti panitia. Sekretaris panitia Dr. KH. Syafaruddin Salami Siagian SH.I. MH. C.F.L.S. turut serta dalam delegasi. Koordinator acara Kh. Wahyudi Salim dan Adi Tarmizi melengkapi tim operasional. Dua perwakilan tim humas, Syarufah Habibi dan Aida, juga hadir memastikan aspek komunikasi terkelola dengan baik.

Diskusi berlangsung konstruktif mengenai berbagai aspek pelaksanaan. Koordinasi keamanan, logistik, dan protokol kegiatan menjadi tema utama pembicaraan. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk kelancaran acara.

Pertemuan diakhiri dengan sesi doa bersama yang dipimpin Kh. Wahyudi Salim. Doa tersebut menjadi peneguhan niat baik semua pihak dalam menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat. Spiritualitas menjadi penutup diskusi administratif yang intens.

Kehadiran tokoh tarekat nasional di Labuhanbatu memberikan exposure positif bagi daerah. Citra sebagai wilayah yang religius dan kondusif untuk kegiatan keagamaan semakin terbangun. Dampak ekonomi dari kedatangan ribuan jamaah juga menjadi pertimbangan penting.

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Wakil Bupatinya menunjukkan sikap inklusif terhadap berbagai organisasi keagamaan. Dukungan yang diberikan tidak bersifat partisan, melainkan mengedepankan kepentingan kebersamaan dan persatuan umat. Model kepemimpinan semacam ini menjadi fondasi stabilitas sosial daerah.

Ke depan, kerja sama antara pemerintah dan ormas keagamaan diharapkan terus diperkuat. Program-program pembangunan dapat diselaraskan dengan agenda spiritual masyarakat. Sinergi tersebut akan menghasilkan pembangunan holistik yang memperhatikan dimensi material dan spiritual. (Lijait)