Menu

Mode Gelap
Proyek Anggaran Belasan Milyar Tidak Setakjub Besarnya Dana, Kerikil Malah Berserakan Di Jalan Anugerah Pangkat Istimewa Prabowo, Berikut Kata Presiden! Lempuing Jaya Juara Umum MTQ XXX Tingkat  Kabupaten OKI Warga Binaan Lapas Kelas llB Padangsidimpuan Antusias Ikuti Pembelajaran Iqro dan Membaca Al-Qur’an Drs.Ismet Inoni M.M Mewakili (Pj) Bupati Hadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Lampung Barat

Daerah · 22 Des 2022 08:49 WIB

Agar Bisnis Miras Lancar, CV Mitra Niaga Cemerlang Diduga Ada Main Dengan Sejumlah Pihak


 Titik lokasi gudang milik cv mitra niaga cemerlang yang di isukan perizinannya atas nama PT unilever Perbesar

Titik lokasi gudang milik cv mitra niaga cemerlang yang di isukan perizinannya atas nama PT unilever

KUANSING • Kapolres kuansing telah menyita 832 botol miras berbagai jenis di salah satu gudang miras diduga milik PT Unilever pekanbaru yang berlokasi di kebun nenas teluk kuantan, senin 19/12/2022

Dalam rilis polres kuansing awalnya disebutkan bahwa 832 botol miras tersebut beserta seorang pria berinisial RG (33) juga turut diamankan di mapolres Kuansing.

Namun tak lama berselang ada perubahan rilis dari humas polres kuansing, yang mana didalam rilis baru tersebut hanya diamankan 832 botol miras dan pria yang berinisial RG ternyata tidak diamankan.

Dari isu yang didapatkan perizinan gudang tersebut atas nama PT UNILEVER, namun dalam pemberitaan disebutkan CV Mitra Niaga Cemerlang.

Foto : Bangunan gudang tempat penyimpanan gudang miras dikebun nenas samping SPBU.

Apakah PT Unilever Tbk pekanbaru berlindung dibalik CV Mitra Niaga Cemerlang untuk bisa bermain bisnis miras?

Tim media sempat mewawancarai kacab perusahaan tersebut pada selasa 20/12/2022 sore lewat telpon seluler 082227111xxx, Iyan menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan lagi menyediakan dan menjual minuman beralkohol di gudangnya.

Titik lokasi gudang milik cv mitra niaga cemerlang yang di isukan perizinannya atas nama PT unilever

Iyan dan roy gofur juga menyebutkan bahwa jika ada ditemukan peredaran miras di kuansing, pihaknya mengklaim itu bukan barang dari dia.

Ya kami tidak akan lagi menyediakan minuman alkohol bang” ucap RG kepada awak media, selasa 20/12/2022.

Namun jawaban Roy gofur tersebut sama persis dengan beberapa bulan lalu tepat ketika diangkatnya berita terkait gudang miras oleh media online ojenews.com pada bulan juli lalu.

“Kami mungkin gak bakal jualan miras lagi bang, karena beritanya sudah naik” ucap Roy Gofur pada bulan juli lalu.

Namun kenyataannya Roy Gofur sebagai supervisor yang menjual produk produk Unilever tersebut tetap menjual miras, hingga ditemukannya 832 botol miras oleh aparat kepolisian polres kuansing digudangnya, senin 19/12/2022.

Dikarenakan adanya kalimat berulang seperti diatas, sepertinya pihak gudang miras tersebut mencoba untuk mengelabuhi awak media dan aparat kepolisian.

Seperti dugaan salah seorang warga teluk kuantan yang tidak mau disebutkan namanya dan dirinya kembali siap membantu rekan media untuk menggali informasi kedepannya terkait keberadaan gudang miras tersebut.

“Itu hanya alibi mereka aja tuh bang, kemaren pada saat ada berita naik dari ojenews.com mereka juga bilang gak akan jualan miras lagi, namun kenyataannya kan masih, mereka pikir aparat dan awak media itu bodoh mungkin bang” ujar pria teluk kuantan tersebut.

Belum lagi kecurigaan warga terhadap Roy Gofur yang tidak ditahan oleh aparat kepolisian dan patut diduga ada kongkalikong antara pihak yang menjual produk – produk PT Unilever tersebut dengan oknum aparat kepolisian polres kuansing.

“Perusahaan besar seperti Unilever ternyata juga doyan ya menjual miras, gak disangka ya bang” cetus warga tersebut.

Dari narasumber yang juga tidak mau disebutkan namanya, membisikkan bahwa roy gofur ini selaku supervisor ditekan oleh iyan selaku kacab agar menggenjot penjualan miras di akhir tahun ini, sangat miris bukan?

Dalam hal ini seharusnya pihak PT Unilever bisa lebih selektif dalam merekrut dan memilih rekan bisnis maupun karyawan.

Tentu dengan adanya temuan miras tersebut, masyarakat akan berasumsi bahwa PT Unilever ternyata yang merusak generasi bangsa di indonesia dengan cara menjual minuman keras.(adra/kuansing)

Artikel ini telah dibaca 272 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anugerah Pangkat Istimewa Prabowo, Berikut Kata Presiden!

28 Februari 2024 - 21:48 WIB

Anugerah Pangkat Istimewa Prabowo

Lempuing Jaya Juara Umum MTQ XXX Tingkat  Kabupaten OKI

28 Februari 2024 - 21:40 WIB

Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Berikan Penghormatan Terakhir Kepada Alm. Yeki Valentino Foreman Hutagaol

28 Februari 2024 - 20:45 WIB

Kemenag Kota Padangsidimpuan Berikan Siraman Rohani Kepada Warga Binaan Beragama Keristen Lapas Kelas llB Padangsidimpuan

28 Februari 2024 - 19:01 WIB

Warga Binaan Lapas Kelas llB Padangsidimpuan Antusias Ikuti Pembelajaran Iqro dan Membaca Al-Qur’an

28 Februari 2024 - 18:39 WIB

Pj Bupati OKI  Ir Asmar Wijaya MSi  Lantik 15 Orang CPNS PKN STAN

28 Februari 2024 - 16:13 WIB

Trending di Breaking News