banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Tanggamus

Penyediaan Air Minum di Talang Jawa Masih Mati

313
×

Penyediaan Air Minum di Talang Jawa Masih Mati

Sebarkan artikel ini
penyedian ari minum desa tayang jawa tanggamus lampung

Tanggamus, Lampung – Satu minggu setelah pemberitaan mengenai dugaan terbengkalainya proyek Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) di Pekon Talang Jawa, Kecamatan Pulau Panggung, belum ada tindakan nyata dari instansi terkait. Hingga Senin (12/5/26), proyek senilai Rp1,2 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2025 tersebut masih dalam kondisi tidak berfungsi.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bak penampungan utama masih berdiri kokoh di tengah semak belukar, sementara saluran Sambungan Rumah (SR) juga belum terpasang secara keseluruhan. Kondisi ini bertolak belakang dengan klaim sebelumnya dari Pelaksana Pengadaan Barang/Jasa (PPTK) KPSPAM Pekon Talang Jawa berinisial H. Dalam rilis tanggal 4 Mei 2026, PPTK menyatakan proyek tersebut “sudah beres”, namun statusnya masih dalam masa pemeliharaan rekanan dan belum serah terima.

Klaim tersebut dipertanyakan keras oleh warga penerima manfaat karena fakta di lapangan menunjukkan ketidakmerataan distribusi air. Warga di bagian atas pekon mengaku hanya merasakan aliran air selama tiga hari, sedangkan warga di bagian bawah dan ujung pekon mengaku belum pernah sama sekali menerima air bersih dari proyek tersebut.

“Sampai sekarang belum ada yang datang ngecek. Air masih mati. Sudah seminggu lebih,” keluh salah satu warga penerima manfaat.

Merespons kondisi ini, warga mendesak Dinas Sosial Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinsos PUPR), Inspektorat, serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kabupaten Tanggamus untuk segera melakukan audit fisik dan keuangan terhadap proyek tersebut. Warga juga menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan keterangan sebenar-benarnya jika diperlukan oleh pihak berwenang.

“Kami cuma minta airnya jalan. Itu kan uang negara 1,2 Miliar,” ujar warga lainnya.

Di sisi lain, beredar informasi di masyarakat bahwa pemenang tender proyek ini diduga merupakan perusahaan milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Tanggamus dari Partai Golkar. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Dinsos PUPR Kabupaten Tanggamus maupun pihak-pihak terkait lainnya mengenai dugaan keterlibatan oknum tersebut maupun solusi konkret untuk menghidupkan kembali sistem penyediaan air minum di Pekon Talang Jawa. (*)