banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
Topik Terkini

Sekda Labuhanbatu Pimpin Apel Pagi Perpisahan Terakhir, Ucapkan Selamat Tinggal kepada ASN sebelum Memasuki Masa Purna Bakti

68
×

Sekda Labuhanbatu Pimpin Apel Pagi Perpisahan Terakhir, Ucapkan Selamat Tinggal kepada ASN sebelum Memasuki Masa Purna Bakti

Sebarkan artikel ini
perpisahan dengan sekda labuhanbatu

Labuhanbatu, Sumatera Utara – Suasana penuh keharuan dan rasa syukur menyelimuti pelaksanaan apel pagi gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Balai Diklat BKPP, Kompleks Kantor Bupati, Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, pada hari Senin, 27 Juli 2026, bukanlah apel biasa seperti yang rutin digelar setiap pekan.

Momen istimewa ini menandai perpisahan emosional seorang birokrat senior yang telah mengabdi puluhan tahun demi kemajuan daerah. Ir. Hasan Heri Rambe, selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu, untuk terakhir kalinya memimpin apel gabungan kelompok 1, 2, 3, dan 4 sebelum resmi meninggalkan tugas-tugas kenegaraan dan memasuki masa purna bakti atau pensiun.

Kehadiran Sekda Labuhanbatu di podium pimpinan apel kali ini membawa kesan mendalam bagi seluruh jajaran pemerintahan. Para peserta apel yang terdiri dari staf ahli bupati, para asisten pemerintah daerah, kepala badan, kepala dinas, pejabat struktural, pejabat fungsional, hingga staf ASN dari berbagai unit kerja, menyaksikan dengan khidmat perpisahan seorang mentor sekaligus pemimpin yang telah memberikan dedikasi terbaiknya bagi pembangunan Labuhanbatu.

Momen Bersejarah Apel Terakhir di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

Dalam sambutan perpisahannya, Hasan Heri Rambe mengaku bahwa apel pagi pada Senin pagi tersebut merupakan momen yang sangat berkesan dan tak terlupakan dalam hidupnya sebagai abdi negara. Ia menyampaikan dengan suara penuh penghayatan bahwa dirinya akan resmi mengakhiri dinas aktif dan memasuki masa pensiun mulai tanggal 1 Agustus 2026. Tanggal tersebut sekaligus menjadi penutup dari perjalanan panjangnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dimulai sejak bulan April 1998.

“Apel pagi ini terasa sangat berkesan bagi saya pribadi. Ini merupakan momen terakhir saya memimpin apel bersama dalam kapasitas sebagai sekretaris daerah,” ungkap Hasan Heri Rambe di hadapan seluruh ASN Pemkab Labuhanbatu.

Pernyataan tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah sekaligus rasa haru dari para hadirin yang telah lama bekerja sama dengannya dalam berbagai dinamika pembangunan daerah.

Perjalanan Karier Birokrasi Selama 28 Tahun

Selama kurang lebih 28 tahun, Hasan Heri Rambe telah meniti tangga karier birokrasi dengan penuh integritas dan komitmen. Perjalanannya dimulai dari posisi paling bawah sebagai staf biasa, kemudian berkembang melalui berbagai jenjang jabatan administrasi dan manajerial, hingga akhirnya dipercaya untuk menduduki jabatan tertinggi di lingkungan pemerintahan daerah sebagai Sekretaris Daerah Labuhanbatu. Posisi tersebut merupakan puncak dari pengabdiannya yang memerlukan tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memastikan roda pemerintahan berjalan dengan efektif, efisien, dan akuntabel.

Di tengah perpisahan ini, Hasan Heri Rambe menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN atas dedikasi, loyalitas, dan kerja sama yang telah terjalin dengan erat selama bertahun-tahun. Ia mengakui bahwa setiap capaian dan keberhasilan pembangunan yang dirasakan masyarakat Labuhanbatu tidak lepas dari kontribusi kolektif seluruh jajaran birokrasi yang bekerja dengan penuh tanggung jawab.

Permohonan Maaf dan Keikhlasan Seorang Pemimpin

Seorang pemimpin sejati tidak luput dari rasa rendah hati. Dalam momen yang mengharukan tersebut, Hasan Heri Rambe juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jajaran ASN. Ia memohon pengertian apabila selama memimpin terdapat kebijakan, perkataan, maupun arahan yang dirasa kurang berkenan di hati sebagian pegawai. Menurutnya, setiap keputusan dan langkah yang diambil selama ini dilakukan semata-mata dengan niat tulus untuk menjaga marwah pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Labuhanbatu secara keseluruhan.

Permohonan maaf tersebut mencerminkan karakter kepemimpinan yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan empati terhadap rekan-rekan kerjanya. Sikap demikian menjadi teladan bagi para pejabat lainnya bahwa kepemimpinan bukan hanya soal otoritas, tetapi juga soat tanggung jawab moral dan sosial kepada seluruh komponen birokrasi.

Pamitan dan Doa untuk Masa Purna Bakti

Menutup sambutan perpisahannya, Hasan Heri Rambe secara resmi berpamitan kepada seluruh keluarga besar ASN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Ia memohon doa restu agar dirinya bersama keluarga tercinta senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kebahagiaan di masa purna bakti yang akan dijalaninya. Pensiun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan babak baru dalam kehidupan yang penuh harapan dan cita-cita baru.

Lebih dari itu, Sekda Labuhanbatu yang akrab disapa Hasan Heri ini meninggalkan pesan penting bagi seluruh jajaran pemerintahan yang masih aktif bertugas. Ia berharap agar semangat membangun Labuhanbatu terus terjaga dengan kokoh dan tidak pernah surut. Setiap ASN diingatkan untuk terus bekerja dengan hati, mengedepankan pelayanan publik yang prima, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Warisan Kepemimpinan untuk Pembangunan Labuhanbatu yang Berkelanjutan

Kepergian Hasan Heri Rambe dari kursi Sekretaris Daerah Labuhanbatu meninggalkan warisan kepemimpinan yang tak ternilai harganya. Selama hampir tiga dekade mengabdi, ia telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan koordinasi antar-OPD, serta memperkuat fondasi pelayanan publik di Kabupaten Labuhanbatu. ASN yang hadir dalam apel perpisahan tersebut dibekali semangat baru untuk melanjutkan perjuangan pembangunan daerah demi mewujudkan Labuhanbatu yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Momen apel pagi terakhir ini menjadi pengingat bagi setiap birokrat bahwa pengabdian kepada negara dan masyarakat adalah panggilan mulia yang harus dijalani dengan penuh kesungguhan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tak pernah padam, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu terus bergerak dinamis menuju tata kelola yang lebih baik di masa mendatang. (Lijait)