AktualTimes.com, Peristiwa – Empat lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kecamatan Langke Rembong kabupaten Manggarai NTT menggelar konser Natal dalam rangka menyongsong hari raya natal 25 Desember 2022.
Konser yang mengusung Tema “Maka Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain” tersebut digelar di gedung Manggarai Convention Center (MCC) Ruteng kecamatan Langke Rembong,Minggu 18 Desember 2022.
Empat Paud tersebut adalah Paud Saraswati dari kelurahan Pau,Paud Madre Margherita Ricci dari kelurahan Lawir,Paud St.Leonardus dari kleurahan Compang Carep,Paud Maranatha dari kelurahan Rowang.
Konser Natal ini dibuka secara resmi oleh bupati Manggarai,Herybertus G.L.Nabit,S.E,M.A dan dihadiri oleh bunda Paud kabupaten Manggarai,Meldyanti Hagur Nabit, camat bersama bunda Paud kecamatan Langke Rembong,Lurah dan bunda Paud kelurahan Pau,Lurah dan bunda Paud kelurahan Lawir,Lurah dan bunda Paud kelurahan Rowang,Lurah dan bunda Paud kelurahan Compang Carep.
Hadir juga dalam kesempatan itu ketua JPIC keuskupan Ruteng,Romo Marten Jenarut,para Suster dan juga orang tua murid dari keempat Paud tersebut.
Konser Natal keempat Paud ini hanya diisi dengan berbagai pertunjukan dari anak anak murid,tidak hanya menyanyi namun juga pertunjukan lain seperti menari,drama,puisi hingga permainan hul pop namun tetap dalam bimbingan dan tuntunan panitia yang terdiri dari pengelola dan guru.
Pantauan Media ini, pelaksanaan konser tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan,Indonesia Raya dan Do’a pembuka yang dibawakan dengan baik oleh anak anak, dilanjutkan dengan laporan ketua panitia,Hotmaida Sinaga, sambutan Bupati Hery Nabit lalu pementasan konser.
Selain pertunjukan,panitia penyelenggara juga menyiapkan dorprise khusus para orang tua murid yang diundi di sela konser tersebut.
Bupati Manggarai,Hery Nabit dalam sambutannya saat membuka konser natal tersebut mengatakan bahwa kehadirannya adalah bentuk dukungan terhadap kegiatan dari empat Paud tersebut yang merupakan bentuk tanggungjawab mereka sebagai lembaga pendidikan dalam upaya mendidik dan membimbing dan mencerdaskan anak anak bangsa di usia dini.
“Bahwa hari ini saya datang untuk mendukung kegiatan yang dilakukan empat Paud ini yang tentu merupakan bentuk tanggungjawab mereka dalam mendidik,membimbing dan mencerdaskan anak anak bangsa” ucapnya.
Hery Nabit mengakui pemerintah belum maksimal membantu penyelenggaraan Paud di Manggarai namun demikian Ia ingatkan agar tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk tidak menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan baik.
Tidak ada banyak hal yang disampaikan Hery Nabit terkait apa dan bagimana pemerintah kabupaten manggarai memberikan perhatian maksimal terhadap lembaga Paud namun Ia meminta para pengelola dan guru guru Paud untuk terus menjalankan misi sosial bidang pendidikan anak usia dini dengan baik sepenuh hati sebab orang tulus dan baik akan dipertemukan dengan orang baik.
“Terus jalankan misi sosial bidang pendidikan anak usia dini dengan tulus dan baik karena orang tulus dan baik akan dipertemukan dengan orang baik juga” ungkap Hery Nabit.
Kekurangan kekurangan dan keluhan yang disampaikan lembaga Paud tambahnya akan menjadi masukan bagi pemwrintah untuk didiskusikan dengan baik bersama semua stakeholder.
Dalam kesempatan itu Dirinya menyampaikan apresiasi kepada empat (4) Paud tersebut atas penyelenggaraan konser natal meskipun dengan segala keterbatasan.Dengan keterbatasan tersebut tambahnya justru akan membangkitkan keberanian dan semangat berusaha tanpa harus menunggu bantuan pemerintah.
Sebelumnya,ketua panitia penyelenggara,Hotmaida Sinaga dalam laporannya mengatakan bahwa penyelenggaraan konser tersebut terselenggara atas kesepakatan dan kerjasama yang baik dari keempat Paud tersebut meskipun hanya bermodal nekad.
Niat baik tersebut tambahnya justru mendapat dukungan dari pemerintah baik kabupaten,kecamatan hingga kelurahan,orang tua murid serta dari pihak lain.
“Konser Natal ini kami selenggarakan atas kesepakatan dan kerja sama dari kami empat Paud dan hanya bermodal nekad dan niat baik saja,niat baik kami ini ternyata mendapat dukungan dari pemerintah mulai kabupaten,kecamatan dan kelurahan,JPIC keuskupan Ruteng dan orangtua murid”tutur Ida.
Dukungan penuh juga diberikan bunda Paud kabupaten,bunda Paud kecamatan dan bunda Paud kelurahan.Bahkan kegiatan yang sebelumnya direncanakan akan digelar di Aula pertemuan kantor dinas PPO kabupaten Manggarai justru berpindah ke Aula MCC berkat bantuan bunda Paud kabupaten,Meldyanti Hagur Nabit.
Ida yang juga merupakan pengelola Paud Saraswati menyinggung soal kondisi Paud dikaitkan dengan tema yang diusung.Ida menggarisbawahi ‘Melalui Jalan Lain”.
Bahwa Paud sebagai lembaga pendidikan non formal diakui pemerintah,di sisi lain pemerintah tidak memberikan perhatian serius dalam penyelenggaraannya sehingga Paud yang didirikan secara mandiri dengan modal sendiri itu dijalankan dengan penuh keterbatasan.Di sisi lain sebagai lembaga pendidikan dituntut untuk memberikan pendidikan yang makaimal kepada peserta didik.
Terkait hal itu,di hadapan Bupati dan Bunda Paud,Camat dan Lurah Ida mengatakan menitip seluruh lembaga Paud di kabupaten Manggarai terutama Paud yang ada di kecamatan Langke Rembong agar Pemerintah dapat memperhatikan kualitas dan kesejahteraannya.
Kepada para pengelola dan guru dari keempat Paud penyelenggara konse natal tersebut serta para orang tua murid Ida sampaikan ucapkan terima kasih.
Penyelenggaraan konser Natal dari keempat Paud ini berlangsung sangat meriah.aksi polos dan unik anak anak usia dini tersebut dalam menampilkan berbagai pertunjukan tat kala mengundang tawa dan tepuk tangan penonton.
Mereka memainkan peran mereka dengan sangat baik dalam bernyanyi,menari,membawakan puisi,bermain drama dan juga permainan hul pop.
Semua pertunjukan ini bertemakan Natal.tawa riuh dan tepuk tangan penonton pecah saat mereka membawakan drama tentang proses kelahiran Yesus Kristus. Pemeran sosok Bunda Maria dan St.Yosef dalam drama tersebut membuat seisi ruangan tidak mampu menahan tawa.
Dalam drama tersebut mereka mempertontonkan kisah tentang perjalanan serta perjuangan Bunda Maria dan St. Yosef dalam mencari tempat menginap hanya semalam saja bagi Maria untuk melahirkan Yesus Kristus. Bunda Maris dan St.Yosef mengetuk pintu beberapa rumah warga di Betlehem namun berkali kali mereka ditolak bahkan diusir pemilik rumah hingga akhirnya Bunda Maria melahirkan putranya Yesus Kristus di kandang domba.
Aksi para pemeran penggembala domba dan tiga raja dari timur uangvdatang melihat bay Yesus juga menambah semarknya tepuk tangan penonton.
Anak anak usia dini ini menjalankan peran mereka dengan baik dalam mempertontonkan pertunjukan mereka dalam konser tersebut meski tetap dalam pendampingan guru guru mereka.
Rangkaian Konser Natal keempat Paud tersebut ditutup dengan nyanyi dan foto bersama Pengelola,guru dan para murid dengan Bupati,ketua JPIC,Camat Langke Rembong,Bunda Paud kabupaten,bunda Paud kecamatan Langke Rembong,Lurah dan bunda Paud kelurahan dari keempat Paud tersebut berasal.
Konser yang dimulai Pkl.10.00 Wita hingga Pkl.13.00 Wita itu terpantau berjalan aman dan lancar penuh kebahagiaan dan dalam suasana semangat Natal.
Profil dari keempat Paud itu dibacakan pemandu acara di awal kegiatan termasuk pengelola. Hotmaida Sinaga (pengelola paud Saraswati),Suster Agrasinda Baros (pengelola paud Madre Margherita Ricci), Ernesta Sasina Kurniati Banung (pengelola paud St.Leonardus), Vinsensius Enga (pengelola paud Maranatha).
Panitia penyelenggara konser natal; Hotmaida Sinaga (ketua), Sekretaris I:Vinsensius Enga, Sekretaris II:Suster Fransiska Sui, Bendahara I:Suster Agrasinda Baros, Bendahara II:Ernesta Saiman Kurnia Banung.







