LabuhanbatuTopik Terkini

Syukuran Rumah Baru Berbalut Maulid Nabi 1448 H, Ustad Iskandar Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

102
×

Syukuran Rumah Baru Berbalut Maulid Nabi 1448 H, Ustad Iskandar Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Sebarkan artikel ini
Syukuran Rumah Baru Berbalut Maulid Nabi 1448 H, Ustad Iskandar

Labuhanbatu – Suasana penuh rasa syukur menyelimuti kediaman keluarga Ustad Iskandar S.Pd di lingkungan Yayasan YPI Aira Waziful, Dusun Sidourip, Desa Meranti, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (3/9/2026). Momentum memasuki rumah baru tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad 1448 H tahun 2026, menghadirkan Al Mukarrom Ustad M. Aiidil Nasution S.Pd., M.Pd.I untuk menyampaikan tausiah kepada keluarga dan para undangan.

Bagi Ustad Iskandar dan keluarga, kegiatan tersebut bukan sekadar syukuran menempati rumah baru. Peringatan Maulid Nabi menjadi bagian penting untuk mengisi kebahagiaan keluarga dengan kegiatan keagamaan, sekaligus mengingat kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di hadapan keluarga, sanak saudara, sahabat dan tamu undangan yang hadir, Ustad Iskandar mengawali acara dengan menyampaikan rasa syukur atas rahmat dan rezeki yang telah diterima keluarganya. Rumah baru yang kini ditempati diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi keluarga maupun orang-orang di sekitarnya.

“Alhamdullilah, hari ini kami sekeluarga dapat memasuki rumah kami yang baru, dan Saya beserta kelaurga senang tiasa di berikan keberkahan, kesehatan, serta kemudahan dan kenyaman di rumah baru kami ini,” Harapnya

Syukuran Rumah Baru Jadi Momentum Mempererat Silaturahmi

Ustad Iskandar juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, kerabat, sahabat dan seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara tersebut. Kehadiran para tamu menjadi bagian dari kebahagiaan keluarga sekaligus mempererat hubungan silaturahmi di tengah masyarakat.

Ia turut mendoakan agar para undangan diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalani aktivitas masing-masing. Rangkaian acara kemudian diarahkan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mendengarkan tausiah yang disampaikan Al Mukarrom M. Aiidil Nasution S.Pd., M.Pd.I.

Kehadiran penceramah dalam kegiatan tersebut memberikan makna tersendiri. Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dijadikan kesempatan untuk mengingat kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah, sehingga Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Maulid Nabi Diingatkan Tak Sekadar Seremonial

Dalam tausiahnya, Al Mukarrom M. Aiidil Nasution S.Pd., M.Pd.I menekankan bahwa Maulid Nabi Muhammad 1448 H semestinya menjadi momentum untuk memperkuat keteladanan terhadap sifat dan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, peringatan Maulid memang dilaksanakan setiap tahun. Namun, esensi kegiatan tersebut perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial. Pesan itu disampaikan kepada seluruh jamaah sekaligus menjadi pengingat bagi dirinya sendiri.

“Saya menvajak saudara yang hadir dan diri saya sendiri agar dapat meneladani.sifat sifat yang di ajarkan Nabi Besar Kita Muhammad S.A.W Yakni,Siddik, Amana, Fhatonah dan Tabligh,” Pintanya

Empat sifat yang disampaikan dalam tausiah tersebut menjadi pokok pesan kepada jamaah. Nilai kejujuran, amanah, kecerdasan dan kemampuan menyampaikan kebaikan diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan, baik di lingkungan keluarga maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Pesan tersebut sekaligus memperkuat makna kegiatan yang digelar keluarga Ustad Iskandar. Rumah baru diharapkan bukan hanya menjadi tempat tinggal secara fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kehidupan keluarga yang dilandasi rasa syukur, kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan.

Doa agar Rumah Baru Membawa Keberkahan

Menjelang berakhirnya tausiah, Al Mukarrom M. Aiidil Nasution turut menyampaikan pesan dan doa khusus kepada Ustad Iskandar bersama istrinya, Supriatun S.Pd.I. Doa tersebut mengandung harapan agar rumah yang baru ditempati menjadi tempat yang membawa ketenteraman serta memberikan manfaat lebih luas.

“Semoga rumah ini, rumah yg penuh berkah, membawa kesejukan, terbuka untuk siapa saja, memberikan manfaat bagi lingkungan,” Tutupnya.

Harapan agar rumah terbuka dan memberikan manfaat bagi lingkungan menjadi pesan yang menutup rangkaian tausiah. Syukuran memasuki rumah baru yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad 1448 H tahun 2026 itu pun menjadi momentum bagi keluarga untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat silaturahmi bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan pesan bahwa rasa syukur atas rezeki dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan kegiatan yang memberikan nilai spiritual. Bagi keluarga Ustad Iskandar, rumah baru menjadi amanah yang diharapkan membawa kenyamanan, kesehatan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan selanjutnya.

Sementara itu, pesan mengenai keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi bagian utama yang dibawa pulang para undangan. Peringatan Maulid diharapkan tidak selesai ketika acara berakhir, melainkan tercermin dalam perilaku sehari-hari melalui nilai kejujuran, amanah, kecerdasan serta penyampaian kebaikan kepada sesama.

Dengan semangat tersebut, syukuran rumah baru keluarga Ustad Iskandar di Desa Meranti menjadi lebih dari sekadar perayaan. Kebersamaan keluarga, silaturahmi dan tausiah tentang keteladanan Rasulullah berpadu dalam satu momentum yang diharapkan membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar. (Lijait)