Medan – DPD Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumatera Utara mempertegas arah organisasi untuk melahirkan jurnalis siber yang kompeten dan berintegritas. Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PJS Sumut yang digelar di Cafe Coriz, Jalan HM Joni, Medan, Sabtu (12/9/2026).
Rakerda menjadi ruang konsolidasi sekaligus penyusunan program kerja berdasarkan berbagai usulan yang datang dari DPC PJS di kabupaten dan kota se-Sumatera Utara. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai pengembangan organisasi, peningkatan kapasitas anggota, pelatihan jurnalistik, pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), penguatan publikasi hingga rencana pembentukan DPC baru.
Sidang Rakerda dipimpin Samuel Tampubolon dengan Edrin Nasution sebagai Sekretaris Sidang. Selain membahas program kerja, forum turut mendiskusikan usulan penambahan AD/ART, mekanisme perekrutan anggota dan strategi memperluas keberadaan PJS di berbagai daerah Sumatera Utara.
PJS Sumut Perluas Organisasi hingga Kabupaten dan Kota
Salah satu keputusan dalam pembahasan pengembangan organisasi adalah pemekaran PJS Tebing Tinggi-Sergai menjadi dua kepengurusan, yakni PJS Sergai dan PJS Tebing Tinggi. Langkah serupa dilakukan terhadap PJS Tapanuli Tengah-Sibolga dengan memisahkan kepengurusan berdasarkan wilayah kabupaten dan kota masing-masing.
“Hal ini selain untuk pengembangan organisasi juga agar masing-masing DPC memiliki batas wilayah yang jelas,” kata Ketua DPD PJS Sumut, Sofyan Siahaan.
PJS Sumut juga berencana kembali mengaktifkan kepengurusan di sejumlah daerah yang sebelumnya dibekukan. Menurut Sofyan, dinamika dalam organisasi yang masih relatif baru menjadi hal yang harus dihadapi dengan terus membangun kekompakan antarpengurus dan anggota.
“Sebagai organisasi yang baru, memang terjadi seleksi alam, ada yang kuat ada yang lemah, namun soliditas kita harus terus kita pupuk,” ujar Sofyan.
Pengembangan organisasi juga diarahkan ke Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhanbatu Utara (Labura). Rakerda membahas rencana pembentukan DPC PJS di kedua daerah tersebut. Targetnya, pada awal tahun depan PJS telah memiliki kepengurusan di 23 kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
UKW Jadi Langkah Mendorong Jurnalis Kompeten
Selain memperluas struktur organisasi, peningkatan kompetensi wartawan menjadi agenda penting PJS Sumatera Utara. Salah satu program yang dipersiapkan adalah pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan pada Oktober 2026.
UKW direncanakan berlangsung di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan tersebut akan menjadi UKW kedua yang digelar PJS Sumut setelah kegiatan serupa dilaksanakan di Medan pada Oktober tahun sebelumnya.
“Kita ingin seluruh anggota PJS benar-benar kompeten, sehingga kita menggandeng lembaga uji untuk meningkatkan kompetensi kawan-kawan semua,” ujar Sofyan.
Menurut PJS Sumut, peningkatan kapasitas menjadi bagian penting dalam membangun profesionalisme jurnalis siber. Perkembangan media digital yang semakin cepat membuat wartawan tidak hanya dituntut mampu menghasilkan informasi, tetapi juga memahami standar profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Sofyan yang didampingi Sekretaris Erwin Sinulingga dan Bendahara Rizal Effendi mengatakan, meski usia PJS di Sumatera Utara baru sekitar tiga tahun, organisasi akan terus mendorong kegiatan positif untuk membangun wartawan yang kompeten dan memiliki integritas di tengah masyarakat.
Ia pun meminta setiap DPC mulai menentukan anggota yang akan mengikuti UKW mendatang.
“Masing-masing DPC silahkan persiapkan anggotanya yang akan ikut UKW,” kata Sofyan lagi.
Soliditas dan Publikasi PJS Ikut Diperkuat
Rakerda juga memberikan perhatian terhadap publikasi organisasi. Anggota didorong untuk mempublikasikan kegiatan yang berkaitan dengan PJS melalui media masing-masing sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan memperkenalkan organisasi kepada masyarakat.
“Selain menunjukan kita solid, juga tentunya untuk semakin mengenalkan organisasi para jurnalis siber ke masyarakat luas,” kata Sofyan Siahaan.
Penguatan publikasi berjalan beriringan dengan rencana pelatihan jurnalistik. Melalui program tersebut, anggota diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun jejaring profesional antarsesama jurnalis siber di Sumatera Utara.
Sofyan menilai konsolidasi yang kuat dari tingkat DPD hingga DPC akan menjadi modal penting dalam perjalanan organisasi. Terlebih, PJS sedang menjalani proses menuju target menjadi konstituen Dewan Pers.
PJS Telah Daftarkan Diri ke Dewan Pers
Dalam Rakerda turut disampaikan bahwa PJS telah mendaftarkan diri ke Dewan Pers pada Juli 2026. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam forum, proses verifikasi diperkirakan berlangsung pada awal tahun depan sebelum adanya penetapan lebih lanjut terkait status PJS sebagai konstituen.
Sofyan optimistis perkembangan organisasi akan membuat PJS semakin diminati jurnalis siber apabila nantinya berhasil mencapai target tersebut. Menurut keterangan dalam Rakerda, persyaratan yang ditetapkan dalam proses tersebut telah dipenuhi organisasi.
Namun, penguatan PJS tidak hanya diarahkan pada status kelembagaan. Peningkatan kualitas anggota melalui UKW, pelatihan jurnalistik, konsolidasi DPC serta peneguhan integritas profesi ditempatkan sebagai fondasi yang harus terus dibangun.
Rakerda PJS Sumut berlangsung dengan dukungan seluruh DPC dari berbagai daerah. Maya, anggota DPC PJS Labuhanbatu, dipercaya menjadi pembawa acara dan turut mengawal rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui hasil Rakerda tersebut, PJS Sumatera Utara kini membawa sejumlah pekerjaan besar. Mulai memperluas kepengurusan hingga 23 kabupaten dan kota, mempersiapkan UKW di Tapanuli Tengah, memperkuat publikasi hingga menjaga soliditas anggota. Seluruh agenda tersebut diarahkan pada satu tujuan utama, yakni membangun organisasi jurnalis siber dengan anggota yang semakin kompeten, profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas jurnalistik. (Lijait)






