banner ucapan hut ri ke 81 kabupaten oku selatan
TasikmalayaTopik Terkini

Musyda X Pemuda Persis Tasikmalaya Resmi Digelar, 150 Kader Rumuskan Arah Dakwah Masa Depan

120
×

Musyda X Pemuda Persis Tasikmalaya Resmi Digelar, 150 Kader Rumuskan Arah Dakwah Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Musyda X Pemuda Persis Tasikmalaya Resmi Digelar

Tasikmalaya, Jawa Barat – Sebuah momentum bersejarah tercatat dalam perjalanan ormas Islam di Kabupaten Tasikmalaya. Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Tasikmalaya secara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) X yang berlangsung di gedung SMA Plus Muallimin 182 Rajapolah, Ahad (23/8/2026).

Acara lima tahunan ini menjadi wadah konsolidasi bagi generasi muda Islam untuk merumuskan arah strategis dakwah di tengah dinamika perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Kehadiran sekitar 150 peserta dari berbagai Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Persis yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya menandakan antusiasme yang luar biasa terhadap perhelatan organisasi ini.

Forum strategis tersebut mengangkat tema besar “Menjaga Arah, Membumikan Dakwah” yang mencerminkan komitmen teguh para kader muda dalam mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus menyesuaikan metode dakwah dengan realitas sosial kemasyarakatan kontemporer.

Tema tersebut bukan sekadar slogan retorika, melainkan menjadi landasan filosofis yang mengakar bagi setiap program, kebijakan, dan gerakan yang akan dihasilkan dalam forum tertinggi tingkat daerah ini.

Dalam keterangan yang dihimpun, Musyda X bukan sekadar pertemuan rutin biasa. Kehadiran para pimpinan puncak menunjukkan tingkat signifikansi acara ini dalam peta pergerakan organisasi kepemudaan Islam nasional.

Hadir memberikan arahan dan motivasi, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persis Ustaz Hilman Rasyid didampingi oleh Sekretaris Umum serta Bendahara Umum PP Pemuda Persis.

Kehadiran mereka membawa nuansa khusus bagi para peserta yang hadir dari berbagai penjuru daerah, sekaligus menjadi pemantik semangat bahwa perjuangan dakwah di tingkat lokal merupakan bagian integral dari gerakan Islam nasional.

Tak hanya itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Persis Jawa Barat Ustaz Guntur juga turut menyemarakkan forum ini.

Dari jajaran Pimpinan Daerah Persatuan Islam setempat, Ketua PD Persis Kabupaten Tasikmalaya Ustaz Dede Reviana Ibrahim hadir memberikan dukungan penuh terhadap perhelatan yang digelar oleh otonom kepemudaannya.

Berbagai jajaran otonom Persis lainnya juga memadati lokasi acara, menciptakan suasana kekeluargaan dan solidaritas yang kental di antara sesama kader.

Kehadiran Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya semakin melengkapi komposisi peserta, menunjukkan bahwa pergerakan Pemuda Persis mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari berbagai elemen kepemudaan di tingkat lokal maupun regional.

Sebagai ketua panitia penyelenggara, Galih membuka fakta menarik di balik percepatan pelaksanaan Musyda X. Rencana semula, forum strategis ini direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Namun, sebuah dinamika organisasi mengharuskan jadwal tersebut dimajukan beberapa bulan lebih awal.

Percepatan ini tak lepas dari amanah baru yang diembankan kepada Ketua PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya, Andri Nurkamal, yang kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Umum PP Pemuda Persis, sehingga proses regenerasi dan penentuan kepemimpinan baru di daerah harus segera diselesaikan.

Meskipun jadwal mengalami perubahan signifikan, Galih menegaskan bahwa esensi dan kualitas penyelenggaraan tetap menjadi prioritas utama.

“Walaupun dipercepat, nilai dan substansi Musyda tidak boleh ditinggalkan. Justru ini harus jadi ruang untuk menjaga arah perjuangan sekaligus membumikan dakwah,” ujar Galih.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi filosofi mendalam bahwa sebuah forum organisasi tidak boleh dinilai dari aspek teknis pelaksanaan semata.

Yang terpenting adalah kemampuan forum tersebut dalam menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu membawa organisasi pada pencapaian visi dan misi dakwahnya.

Percepatan jadwal justru dianggap sebagai tantangan yang mampu menguji kesiapan dan komitmen para kader dalam menghadapi perubahan dengan sikap profesional dan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip perjuangan.

Tiga agenda besar menjadi tulang punggung pelaksanaan Musyda X Pemuda Persis Tasikmalaya:

Pertama, evaluasi menyeluruh terhadap kinerja satu periode kepemimpinan yang telah berjalan. Evaluasi ini menjadi cermin objektif untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, serta peluang pengembangan organisasi di masa mendatang berdasarkan data dan fakta lapangan.

Kedua, perumusan rekomendasi program kerja yang akan menjadi panduan operasional bagi kepengurusan yang akan datang.

Rekomendasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kekinian yang dihadapi oleh generasi muda Muslim di Kabupaten Tasikmalaya, mulai dari isu pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam.

Ketiga, dan yang paling dinantikan oleh seluruh peserta, adalah proses pemilihan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya untuk periode baru.

Pemilihan ini tidak sekadar menentukan sosok pemimpin, melainkan juga menentukan arah perjuangan dan estafeta kepemimpinan organisasi untuk lima tahun ke depan.

Dengan tema “Menjaga Arah, Membumikan Dakwah,” diharapkan kepengurusan baru mampu melanjutkan tradisi perjuangan sekaligus membawa inovasi dalam pendekatan dakwah yang lebih dekat, nyata, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pelaksanaan Musyda X di SMA Plus Muallimin 182 Rajapolah juga menunjukkan sinergi yang apik antara lembaga pendidikan dan organisasi keislaman.

Lokasi tersebut dipilih tidak hanya dari pertimbangan ketersediaan fasilitas yang memadai, tetapi juga sebagai simbol bahwa pendidikan dan dakwah merupakan dua pilar utama dalam pembentukan generasi unggul.

Kehadiran 150 peserta dari berbagai PC menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah masih menjadi energi utama yang menggerakkan roda organisasi Pemuda Persis di Bumi Pasundan ini.

Dengan berbagai agenda strategis yang diemban, Musyda X Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya diproyeksikan akan melahirkan kebijakan-kebijakan progresif yang mampu menjawab tantangan dakwah di era digital dan pluralitas sosial.

Para peserta yang hadir bukan hanya membawa mandat dari masing-masing daerahnya, tetapi juga membawa harapan besar dari kaum muda Muslim untuk terus menjaga arah perjuangan Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah perkembangan zaman yang terus bergerak dinamis. (FW)