BoltimHukum & KriminalPemerintahanTopik Terkini

Polres Boltim Gelar Binrohtal Lintas Agama, Perkuat Mental dan Spiritual Personel

349
×

Polres Boltim Gelar Binrohtal Lintas Agama, Perkuat Mental dan Spiritual Personel

Sebarkan artikel ini
Binrohtal polres boltim

Boltim, Sulawesi Utara – Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia aparat kepolisian yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga kokoh secara spiritual dan moral. Melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental atau Binrohtal lintas agama yang digelar pada Kamis, 6 Agustus 2026, Polres Boltim berupaya mencetak personel yang beriman kuat, berkarakter mulia, serta memiliki integritas tinggi dalam menjalankan setiap tugas pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan secara serentak dan terpisah sesuai dengan keyakinan yang dianut oleh masing-masing anggota. Pendekatan tersebut diambil untuk memberikan ruang yang kondusif bagi setiap personel dalam melaksanakan ibadah maupun mendengarkan tausiah tanpa meninggalkan prinsip kebhinekaan yang menjadi fondasi negara. Dengan demikian, nilai toleransi antarumat beragama di internal Polres Boltim terus terjaga dan diperkuat.

Pembinaan Spiritual bagi Personel Muslim

Bagi personel yang beragama Islam, rangkaian Binrohtal dipusatkan di Musholla Polres Boltim. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Polres Boltim, AKP Irfandy Mokodongan, S.E. Kehadirannya menunjukkan bahwa pembinaan rohani bukan sekadar tugas bagian pembinaan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh jajaran pimpinan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kasat Samapta, Kasat Binmas, serta seluruh personel Muslim yang bertugas di lingkungan Polres Boltim.

Suasana khidmat dan khusyuk menyelimuti kegiatan sejak awal. Pembukaan diawali dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama yang dilantunkan dengan penuh penghayatan. Setelah itu, tahap pembinaan dilanjutkan dengan tausiah singkat yang disampaikan oleh Kepala Satuan Binmas Polres Boltim, Iptu Akhmad Asyari. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh anggota yang hadir untuk senantiasa meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Iptu Akhmad Asyari menekankan bahwa nilai-nilai luhur ajaran Islam harus dijadikan pedoman utama dalam setiap aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Seorang anggota Polri yang bertaqwa akan mampu menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, kejujuran, dan tanggung jawab. Pelayanan yang dilandasi keimanan tidak akan melahirkan tindakan arogan, melainkan justru membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Ibadah dan Renungan bagi Personel Kristen

Di tempat berbeda, personel yang beragama Kristen menyelenggarakan ibadah Binrohtal di Aula Sanika Satyawada Polres Boltim. Kegiatan rohani tersebut dipimpin oleh Pendeta Five Hermanus, S.Th., yang memberikan khotbah pembinaan kepada jajaran personel Kristiani. Kehadiran Pendeta Five Hermanus menambah kesan khidmat pada kegiatan yang menjadi agenda rutin di tubuh Polres Boltim tersebut.

Yang istimewa, ibadah kali ini turut dihadiri langsung oleh Kapolres Bolaang Mongondow Timur, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si. Kehadiran pimpinan tertinggi di Mapolres tersebut menjadi bentuk perhatian serius terhadap pembinaan spiritual personel dari semua agama. Para Pejabat Utama Polres Boltim serta anggota yang beragama Kristen juga turut berpartisipasi aktif dalam ibadah tersebut.

Dalam khotbahnya, Pendeta Five Hermanus menyampaikan tiga pesan fundamental sebagai pedoman membangun karakter insan Bhayangkara. Pertama, karakter sejati dibuktikan melalui kesetiaan dalam menjalankan tugas dan memegang teguh sumpah jabatan. Kedua, karakter terlihat dari hati seorang pelayan yang tulus, tidak membeda-bedakan masyarakat yang dilayani. Ketiga, karakter yang berkenan kepada Tuhan akan dipakai dan ditinggikan-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Melalui ketiga pilar tersebut, seluruh personel Kristen diajak untuk terus menempa diri menjadi pribadi yang mulia. Ketulusan dalam melayani masyarakat harus menjadi ciri khas setiap anggota Polri, sementara komitmen terhadap tugas harus dijaga dengan konsisten tanpa pandang bulu.

Kapolres Tekankan Fondasi Keimanan dalam Bertugas

Di kesempatan yang sama, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan memberikan arahan strategis terkait pelaksanaan Binrohtal. Ia menegaskan bahwa kegiatan pembinaan rohani dan mental bukan sekadar formalitas atau agenda seremonial semata. Melainkan, Binrohtal merupakan program pembinaan rutin yang memegang peranan sangat penting dalam memperkuat tiga pilar utama personel, yakni mental, spiritual, dan moral.

Dengan fondasi keimanan yang kokoh serta karakter yang teruji, setiap anggota Polri diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Kehadiran Polri di tengah masyarakat harus benar-benar memberikan rasa aman, pelayanan terbaik, serta keadilan. Hanya dengan cara inilah kepercayaan publik dapat terus dibangun dan dipertahankan.

AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menambahkan bahwa tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks. Personel tidak hanya dituntut untuk tanggap terhadap ancaman keamanan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam perilaku dan akhlak. Masyarakat akan menilai Polri bukan hanya dari keberhasilan operasional, melainkan juga dari sikap dan tutur kata setiap anggotanya saat berinteraksi langsung dengan warga.

Mencetak Bhayangkara Pelindung dan Pelayan Masyarakat

Melalui pelaksanaan Binrohtal lintas agama ini, Polres Bolaang Mongondow Timur menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam membentuk personel yang berkualitas secara holistik. Tujuannya tidak hanya menciptakan aparat yang unggul dalam penanganan kasus kriminal, penanggulangan bencana, atau pemeliharaan kamtibmas. Lebih dari itu, Polres Boltim ingin melahirkan Bhayangkara yang memiliki akhlak terpuji, integritas yang tak tergoyahkan, serta jiwa pengabdian yang tinggi.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa institusi Polri menghargai keberagaman keyakinan di internalnya. Setiap personel, regardless of their faith, diberikan kesempatan yang sama untuk memperkuat spiritualitasnya. Pendekatan lintas agama tersebut sekaligus menjadi cerminan toleransi dan persatuan yang seharusnya ditunjukkan oleh aparat penegak hukum kepada masyarakat luas.

Ke depan, Polres Boltim berencana untuk terus menggelar Binrohtal secara rutin dengan variasi metode pembinaan yang lebih kreatif. Harapannya, setiap personel yang bertugas di wilayah Bolaang Mongondow Timur akan selalu membawa nilai-nilai keimanan dalam setiap langkahnya. Sehingga kehadiran Polri tidak hanya ditakuti oleh pelaku kejahatan, tetapi juga dicintai dan dipercaya oleh masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang setia. (FAM)